Serangan Balik Assange: WikiLeaks Tak Akan Tunduk Pada Tekanan Presiden Baru Ekuador

Rabu, 22 Februari 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, LONDON – Pendiri Wikileaks Julian Assange menolak untuk menyerah setelah calon presiden Ekuador Lenin Moreno menyatakan bahwa penerbit itu harus berhenti memposting informasi online yang dapat mempengaruhi politik di negara-negara yang bersahabat dengan Ekuador.

Sebelumnya, pesaing Moreno, Guillermo Lasso, juga telah bersumpah untuk menendang Assange keluar dari kedutaan negara itu di London, jika dia menang pemilihan.  (Baca juga:J elang Pemilu Ekuador, Julian Assange Keluhkan Sikap Politik Capres Oposisi)

Dalam tweetnya pada hari Selasa (21/02), Assange menyerang balik pernyataan Moreno itu dengan menyatakan bahwa “WikiLeaks menerbitkan dari Uni Eropa, dan bukan Ekuador, serta tidak akan menanggapi tekanan itu.”

Berbicara kepada RT Spanyol pada hari Senin, Moreno menyatakan, “Satu hal yang jelas adalah bahwa Assange harus mengurangi campur tangan dalam kebijakan negara yang memiliki hubungan persahabatan dengan kami.” (Baca juga: Dukung Trump, Adik Obama Serukan Pembebasan Julian Assange)

Moreno menambahkan, “Jika Anda mengundang saya ke tempat Anda, tidak seharusnya saya mengatakan hal-hal buruk tentang teman Anda. Jika Anda memberi saya tempat tinggal dan saya menikmati keramahan Anda, saya juga harus menunjukkan kepada Anda penghormatan saya.”

Moreno menyatakan bahwa, jika dia menang, maka ia akan memberi persyaratan kepada Assange untuk bisa tetap memperoleh suaka di kedutaan negaranya di London, di mana ia telah tinggal selama empat tahun lebih disana karena khawatir akan diekstradisi ke Amerika Serikat. (ARN)

About ArrahmahNews (12164 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Serangan Balik Assange: WikiLeaks Tak Akan Tunduk Pada Tekanan Presiden Baru Ekuador | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: