Spanduk Netanyahu Penjahat Perang Sambut Kedatangannya ke Australia

Jum’at, 24 Februari 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, AUSTRALIA – Ratusan pengunjuk rasa pro-Palestina turun ke jalan-jalan kota Australia, Sydney, untuk mengekspresikan kemarahan mereka atas kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke negara itu.

Para demonstran mengecam dukungan kuat Canberra atas Tel Aviv, sebagian pengunjuk rasa memegang spanduk bertuliskan, “Netanyahu is a war criminal,” “Free Palestine,” dan “End the occupation.”

Demonstran juga membentangkan sebuah spanduk bergambar Netanyahu dengan kumis Hitler dan kata “Fasis” ditulis di bawahnya.

Netanyahu tiba di Australia pada hari Rabu, dalam kunjungan empat hari untuk menandai pertama kalinya seorang Perdana Menteri Israel mengunjungi negara itu.

Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menulis sebuah opini di surat kabar Australia dan menegur PBB untuk mengadopsi apa yang ia sebut resolusi “satu sisi” soal perluasan pemukiman Israel.

“Pemerintahan saya tidak akan mendukung resolusi sepihak yang mengkritik Israel yang diadopsi oleh Dewan Keamanan PBB, dan kami menyesalkan kampanye boikot yang dirancang untuk mendelegitimasi” Israel, kata dia, mengacu pada Resolusi Dewan Keamanan 2334, yang disahkan pada Desember lalu yang mengkritik pemukiman Israel sebagai “pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional.”

2f41a33f-7551-4dc2-bf62-da9ef9d377f2

Dalam konferensi pers bersama dengan Menlu Australia, Netanyahu mengatakan ia senang membaca artikel Turnbull. Dia lebih jauh memuji apa yang ia sebut keberanian Australia dalam keputusannya yang “mengecam kemunafikan PBB,” dan menambahkan bahwa Australia adalah “sangat baik” sebagai teman Israel.

Selama unjuk rasa pada hari Kamis, yang diselenggarakan oleh kelompok peduli Palestina, para demonstran mengecam sikap Canberra pada Israel.

Penulis pro-Palestina dan pengacara Australia, Randa Abdel-Fattah, mengatakan para pengunjuk rasa telah berkumpul di Sydney “untuk menentang dukungan Australia atas Israel, rezim apartheid dan rasis”.

“Ini sangat menjijikkan untuk dilihat, bahwa beberapa pemimpin Australia telah menggelar karpet merah dan menyambut penjahat perang yang datang ke Australia. Sementara ada begitu banyak orang Australia yang menentang ini,” ujarnya.

Para pengunjuk rasa mencoba untuk berbaris di Hotel Netanyahu menginap, tapi barisan brigade polisi Australia menghalangi mereka.

Menjelang perjalanan Netanyahu, sekitar 60 akademisi, pemimpin bisnis, anggota ulama dan mantan politisi menandatangani surat yang mengatakan Australia tidak menyambut PM Israel. [ARN]

About ArrahmahNews (12216 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Spanduk Netanyahu Penjahat Perang Sambut Kedatangannya ke Australia | ISLAM NKRI
  2. Spanduk Netanyahu Penjahat Perang Sambut Kedatangannya ke Australia | Arrahmah
  3. Kedatangan Netanyahu ke Australia Disambut dengan Spanduk Sang Penjahat Perang – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: