Pencegahan Gubernur Hadramout ke Aden Menandai Konflik UEA Dengan Arab Saudi

Minggu, 5 Maret 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, YAMAN – Kantor berita Lahjnews melaporkan telah terjadi pencegahan terhadap Gubernur Hadramout, Mayor Jenderal Ahmed bin Break, salah satu gubernur yang berafiliasi pada Uni Emirat Arab, saat mengunjungi Aden, pada hari Minggu lalu 27 Februari 2017.

Situs berita al-Arabi mengatakan bahwa Ahmed bin Break kembali ke kediamannya di Mukalla, setelah konvoinya ke bandara internasional Al Rayyan di Mukalla yang hendak menuju Aden ditolak.

Situs tersebut mengutip sebuah “informasi” bahwa pasukan militer dituduh melindungi Gubenur Mukalla yang menumpang pesawat militer pribadi di bandara Al-Rayyan.

Gubernur Ahmed bin Break terpaksa meninggalkan pesawat secara spontan, karena awak kapal menerima isyarat dari menara bandara Rayan untuk membatalkan perjalanannya, dan tidak diizinkan lepas landas, berdasarkan isyarat dari tower bandara Aden, yang menerima perintah dari presiden  Hadi.

Situs itu mengutip dari sumber militer di Hadramout, bahwa larangan tersebut ada setelah pesawat militer yang akan membawa gubernur dan pasukan pendamping dalam persiapan untuk take-off.

Menara pengawan bandara mengatakan kepada pilot untuk tidak mendarat di bandara Aden. Dan mengancam akan meleedakkan pesawat jika tidak mematuhi perintah yang diarahkan oleh brigade militer bandara Aden.

Situs tersebut menegaskan bahwa ancaman untuk menembak jatuh pesawat membuat marah Mayor Jenderal Ahmed bin Break, yang dipaksa untuk meninggalkan pesawat bersama dengan pasukan yang menyertainya, karena itu ia langsung mengadakan pertemuan darurat dengan para pejabat di Al-Rayyan, untuk menuntuk penjelasan apa maksud dari larangan tersebut.

Menurut laporan situs tersebut, para pejabat keamanan nasional di bandara Aden, pada awalnya menanyakan identitas orang-orang yang ada di dalam pesawat secara rinci, dengan pertanyaan yang menyinggung ‘apakah pesawat itu membawa kepala negara Arab yang datang ke Aden melalui Hadhramaut’? dan ternyata terbukti pesawat memang membawa Gubernur Hadramout, kemudia mereka menginformasikan pejabat di bandara Al-Rayyan untuk mencegah pesawat lepas landas, sesuai perintah presiden.

Situs itu juga mengutip sumber “resmi” pemerintahan Yaman, bahwa alasan penundaan kunjungan Gubernur Hadramout, Mayor Jenderal Ahmed bin Break ke Aden pada hari Minggu, adalah karena kepergian mantan presiden Hadi ke UEA.

Sumber itu menambahkan bahwa kunjungan guberbnur akan dilakukan setelah kembalinya Hadi ke Aden.

Sumber-sumber yang mendukung Ahmed bin Break setelah kejadian itu, menegaskan bahwa pembatalan atau penundaan perjalanan adalah penghinaan, terutama keputusan itu datang ketika beberapa menit saat pesawat akan memndaratkan di Aden, menurut laporan al Arabi.

Kunjungan Gubernur Hadramout ke Aden, menurut laporan al-Arabi, untuk menemui Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan, Stephen O’Brien, yang saat ini sedang mengunjungi Yaman, serta bertemu dengan para pemimpin daerah selatan di sela-sela kunjungannya.

Al Arabi menfutip dari serang wartawan, Sanad Baya’shod, mengatakan bahwa keputusan untuk mencegah Break dari mengunjungi Aden adalah karena tidak sesuai pemerintah dan keputusan mantan presiden Hadi terhadap otoritas lokal di Aden, yang diwakili oleh konservatif Alaydrus Zubaidi.

Baya’shod mencatat bahwa proses penerimaan harus ada keamanan tingkat tinggi, melalui Brigade keamanan Aden yans sepenuhnya didukung oleh tank dan kendaraan militer.

Wartawan bernama Fadel Shabi mengatakan, bahwa pencegahan Gubenur Aden dari mengunjungi Aden datang setelah kebocoran media milik brigadir Alaydrus Zubaidi, yang menunjukkan adanya provokasi pemerintahan Hadi, yang mengarahkan pada pencegahan Break untuk melakukan perjalanan ke Aden.

Perkembangan ini datang bersamaan dengan konflik antara faksi-faksi perlawanan selatan, yang mengambil alih provinsi-provinsi selatan pada bulan Juli 2015. Hari ini hanya ada dua kekuatan utama dalam aliansi yang dipimpin Saud, yakni UEA dan Arab Saudi saja. Keduanya masih terlibat koflik di Aden dan wilayah selatan pada umumnya melalui agen lokal faksi perlawanan selatan. Inilah yang akan mengancam timbulnya konflik antar brigade dalam faksi-faksi ini yang menjadi ketegangan dalam hubungan mereka dalam naungan dua negara yang sedang terkait konflik kawasan (UEA dan Arab Saudi). [Sfa]

About ArrahmahNews (12166 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Pencegahan Gubenur Hadramout ke Aden Menandai Konflik UEA Dengan Arab Saudi | Arrahmah
  2. Pencegahan Gubernur Hadramout ke Aden Menandai Konflik UEA Dengan Arab Saudi | Arrahmah
  3. Pencegahan Gubernur Hadramout ke Aden Menandai Konflik UEA Dengan Arab Saudi | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: