Kremlin: Pembicaraan Astana dan Jenewa adalah Proses Terpadu

Selasa, 07 Maret 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Kremlin tidak berpikir bahwa pembicaraan Astana di Suriah dapat menggantikan proses Jenewa. Hal ini disampaikan juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov kepada TASS, Senin (06/03).

“Ini adalah sebuah proses integral,” jelas Peskov ketika ditanya apakah format negosiasi Astana mungkin menggantikan pembicaraan Jenewa.

Menteri Luar Negeri Kazakhstan Kairat Abdrakhkmanov mengatakan bahwa pertemuan baru di Astana pada penyelesaian di Suriah akan diselenggarakan pada tanggal 14-15 Maret dan negara-negara penjamin sedang dalam proses membahas format dan tingkat.

Pada tanggal 6 Februari Grup Operasional Bersama untuk memantau gencatan senjata di Suriah, yang terdiri dari para ahli dari Rusia, Turki, Iran dan juga PBB serta Yordania bertemu dalam sebuah sesi untuk pertama kalinya. Sesi ini dibentuk setelah konferensi tentang penyelesaian Suriah, yang diadakan di Kazakhstan pada 23-24 Januari.

Pertemuan internasional kedua di Suriah berlangsung di ibukota Kazakhstan pada 15-16 Februari. Para peserta membahas pengendalian gencatan senjata dan prospek konsultasi intra-Suriah di Jenewa. Mengambil bagian dalam pertemuan di Astana yaitu negara-negara penjamin (Rusia, Iran dan Turki) dan juga Yordania, Amerika Serikat serta PBB dan juga delegasi dari Damaskus plus oposisi bersenjata. (ARN)

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Kremlin: Pembicaraan Astana dan Jenewa adalah Proses Terpadu | Arrahmah
  2. Kremlin: Pembicaraan Astana dan Jenewa adalah Proses Terpadu | ISLAM NKRI
  3. Dmitry Peskov: Perundingan Astana dan Jenewa adalah Proses Terpadu – VOA ISLAM NEWS
  4. Dmitry Peskov: Perundingan Astana dan Jenewa adalah Proses Terpadu | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: