TEGAS, Polri Ancam Pidanakan Pemasang Spanduk Larangan Shalat Jenazah

Senin, 13 Maret 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar dia berujar bahwa pihak kepolisian dapat menjerat para pemasang spanduk larangan menyalatkan jenazah pendukung pasangan calon kepala daerah DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dengan hukum pidana. (Baca juga: Gara-gara Dukung Ahok, Jenazah Nenek 78 Tahun Dilarang Dishalatkan di Mushala)

Boy beralasan, pemasangan spanduk tersebut memantik hal negatif dalam kehidupan bermasyarakat. “Saya pikir itu aliran yang memberikan pendidikan tidak baik,” ucapnya di Jakarta, Senin (13/3).

Boy mengimbau para pemuka agama segera meluruskan ajaran Islam terkait larangan menyalatkan jenazah tersebut. Ia berharap, anjuran pemuka agama dapat meredam provokasi yang marak beredar jelang pelaksanaan pilkada DKI putaran kedua. (Baca juga: Kasus Warga yang Dipaksa Tanda Tangan agar Jenazah di Shalatkan Resmi Dipolisikan)

“Kepolisian berharap ulama bisa ikut membantu mengarahkan pihak-pihak untuk tidak melakukan hal negatif,” ujar Boy.

Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya Kombes Merdisyam menuturkan, pihaknya tengah menyelidiki peredaran spanduk larangan menyalatkan jenazah pendukung Ahok-Djarot.

Merdisyam mengatakan, kepolisian akan mengusut dalang di balik pemasangan spanduk tersebut bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama DKI Jakarta. (Baca juga: Ditanya Wartawan Soal Polemik Tolak Salat Jenazah, Anies Diam Tak Bisa Menjawab!)

“Kami sedang dalami, banyak informasi seperti itu. Kami mengedepankan langkah antisipasi agar pilkada DKI tidak ada intimidasi,” tuturnya.

Lihat juga:Soal Penolakan Salat Jenazah, Masyarakat Diminta Tak Terpecah

Diberitakan sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta mencopot setidaknya 147 spanduk provokatif larangan menyalatkan jenazah. Satuan Polisi Pamong Praja dan warga setempat bekerja sama untuk menurunkan ratusan spanduk tersebut.

Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta Sumarsono curiga spanduk provokatif berisi larangan menyalatkan jenazah bagi pendukung Basuki Tjahaja Purnama dipasang atas dasar kepentingan politik. (Baca juga: Jenazah Siti Rohbaniah (80) Baru Bisa Dishalati Setelah Mantunya Tanda Tangani Coblos Anies-Sandi)

“Tulisannya seragam, cetakannya seragam. Hanya warnanya saja yang beda-beda. Kalau begitu kan, kemungkinan ada satu sumber yang menggerakkan,” kata Sumarsono. (ARN/CNNIndonesia)

About ArrahmahNews (12186 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Comment on TEGAS, Polri Ancam Pidanakan Pemasang Spanduk Larangan Shalat Jenazah

  1. jamal chamzah // Mar 13, 2017 at 9:08 pm // Balas

    aparat indonesia terlalu toleran selama ini pada kaum2 radikal,krn merasa gak ditindak merka(radikal indonesia) lama2 semakin ngelunjak.coba di negara2 lain,belum apa2 mereka sdh dibredel habis

1 Trackback / Pingback

  1. LTN NU Identifikasi Kelompok Penolak Shalat Jenazah | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: