Trump Beri CIA Kewenangan Gunakan Drone untuk Targetkan Tersangka Teror

Selasa, 14 Maret 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON DC – Wall Street Journal melaporkan pada hari Senin bahwa Presiden AS Donald Trump memberi CIA lampu hijau untuk melakukan serangan drone terhadap tersangka militan.

Otoritas baru ini merupakan pergeseran dari kebijakan di bawah mantan Presiden Barack Obama yang membatasi kemampuan CIA untuk terlibat dalam kegiatan paramiliter, dan mungkin telah mngakibatkan ketegangan hubungan antara lembaga itu dan Pentagon.

Sebagai bagian dari rencana Trump untuk melaksanakan program untuk menghancurkan Daesh/ISIS, lembaga itu pertama menggunakan keenangan rahasia baru mereka pada akhir Februari lalu, terhadap seorang pemimpin senior al Qaeda di Suriah, Abu al-Khayr al-Masri, yang juga menantu pemimpin al Qaeda Osama Bin Laden.

Kematian Masri dipublikasikan, tapi menurut WSJ sampai saat ini tidak diketahui bahwa CIA yang telah melakukan serangan. Kewenangan CIA tersebut saat ini masih berlaku di Suriah saja, tetapi kemungkinan mereka akan terlibat dalam tindakan serupa di negara-negara seperti Somalia, Libya, Yaman, dan di negara-negara lain di mana Washington mengklaim sedang melaksanakan kampanye anti-teror.

Menurut para pejabat AS, Trump memberi CIA kewenangan baru ini hanya sehari setelah dilantik, sebelum Mike Pompeo dikonfirmasi sebagai direktur CIA. Militer juga akan mampu melaksanakan misi tanpa persetujuan dari Pentagon dan Gedung Putih. (ARN)

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. Trump Beri CIA Kewenangan Gunakan Drone untuk Targetkan Tersangka Teror | Arrahmah
  2. Trump Beri CIA Kewenangan Gunakan Drone untuk Targetkan Tersangka Teror | ISLAM NKRI
  3. Analis; Kebijakan Trump Soal Drone Sangat Berbahaya | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: