AS Khawatirkan Kehadiran Pangkalan Militer China di Afrika

Kamis, 16 Maret 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, DJIBOUTI – Pos militer non-domestik pertama China di Afrika dijadwalkan akan selesai pada akhir musim panas ini. Menurut Marinir AS, Jenderal Thomas Waldhauser pangkalan militer ini menjadi perhatian AS terkait masalah keamanan.

Pangkalan Angkatan Laut China 90-acre ini terletak hanya empat mil dari markas Komando Afrika AS, Camp Lemonnier, di Djibouti, di mana sekitar 3.000 sampai 4.000 personel AS ditempatkan pada waktu tertentu.

Di bawah pengawasan Waldhauser, AS berharap untuk mengawasi apa yang dilakukan dan tidak dilakukan China di pangkalan baru itu. Waldhauser baru-baru ini meminta audiensi dengan Presiden Djibouti Ismail Omar, kepada siapa ia “menyatakan kekhawatiran [AS] tentang beberapa hal yang penting, tentang apa yang tidak boleh dilakukan China di lokasi itu.”

Departemen Teknologi melaporkan bahwa selama ini AS menggunakan pangkalan Camp Lemonnier sebagai tempat untuk operasi yang sangat rahasia. Misalnya, kamp terlibat dalam serangan 29 Januari di Yaman yang menewaskan anggota Navy Seal Team 6 William “Ryan” Owens, serta 14 militan Al Qaeda di Semenanjung Arab itu serta sedikitnya 25 warga sipil.

Baik China dan militer AS di kawasan kemungkinan akan berusaha untuk mengatasi masalah perompak Somalia. Perampok-perampok itu telah absen dari Afrika sejak 2013, namun menurut data dari Office of Naval Intelligence, mereka muncul kembali di radar setelah bajak laut menyerang sebuah kapal tanker minyak dan awaknya yang berasal dari Sri Lanka. (ARN)

About ArrahmahNews (12209 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. AS Khawatirkan Kehadiran Pangkalan Militer China di Afrika | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: