HRW; Kuburan Masal Terbesar di Iraq Tidak Dapat Digali Karena Penuh Ranjau

Rabu, 22 Maret 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, BAGHDAD – Human Rights Watch (HRW) mengatakan kelompok teroris Daesh/ISIS telah mengeksekusi ratusan tahanan di kota utara Irak, Mosul, dan menguburkan mereka di sebuah kuburan massal terbesar yang pernah ditemukan di Iraq sejauh ini.

Saksi mengatakan kepada organisasi hak asasi yang berbasis di New York bahwa korban termasuk beberapa anggota pasukan keamanan Irak, yang dieksekusi antara Juni 2014 dan Mei hingga Juni 2015, tubuh mereka dibuang di jurang di sebuah situs di Mosul barat.

Teroris juga telah meletakkan ranjau darat di kuburan massal dalam upaya untuk “memaksimalkan serangan pada tentara Irak,” menurut Lama Fakih, wakil direktur HRW untuk Timur Tengah. Dia juga menggambarkan bahwa kuburan massal sebagai “simbol ISIS yang berperilaku kejam dan bejat..”

“Jika penggalian memungkin, proses harus dilakukan di bawah standar internasional,” kata HRW kepada Reuters.

Pasukan Irak telah mengambil alih lokasi kuburan masal pada pertengahan Februari 2017. Human Rights Watch mengunjungi situs tersebut pada 7 Maret, tetapi tidak mampu untuk memeriksa kuburan karena ranjau darat.

PBB pada bulan lalu memperkirakan bahwa menghapus semua tambang, alat peledak dan jebakan yang ditinggalkan oleh ISIS di sekitar Mosul akan menelan biaya sebesar 50 juta dolar.

Ini hanya salah satu dari puluhan kuburan massal ISIS yang ditemukan di Irak dan Suriah, namun, menurut laporan tersebut, bisa jadi kuburan masal ini menjadi yang terbesar. Dan belum memungkinkan untuk menentukan jumlah pasti korban. [ARN]

About ArrahmahNews (12203 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

3 Trackbacks / Pingbacks

  1. HRW; Kuburan Masal Terbesar di Iraq Tidak Dapat Digali Karena Penuh Ranjau | ISLAM NKRI
  2. HRW; Kuburan Masal Terbesar di Iraq Tidak Dapat Digali Karena Penuh Ranjau | Arrahmah
  3. Dipenuhi Ranjau, Kuburan Masal Terbesar di Irak Tidak Dapat Digali – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: