Jawaban Istana atas Tuduhan Keberpihakan pada Ahok-Djarot

Indonesia's President-elect Joko Widodo looks on after a ceremony inaugurating a new parliament in Jakarta, October 1, 2014. Indonesia inaugurated a new, opposition-dominated parliament on Wednesday, one that is expected to obstruct incoming president Joko Widodo's ambitious reforms for Southeast Asia's biggest economy. REUTERS/Beawiharta (INDONESIA - Tags: POLITICS)

Kamis, 30 Maret 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo, menyinggung keberpihakan pemerintah kepada Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat terlalu kuat. Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi, menegaskan Presiden Joko Widodo selalu bersikap netral dalam Pilkada DKI Jakarta.

Sikap netral itu, kata Johan, juga ditunjukkan oleh Presiden tak hanya di Pilkada DKI namun di seluruh Pilkada.

“Kalau Presiden netral. Berdiri di semua pasangan calon di semua Pilkada. Kan udah berkali-kali disampaikan,” kata Johan saat dihubungi merdeka.com, Kamis (30/3).

Edhy juga menyebut saat pihaknya melaporkan dugaan kampanye hitam yang mengarah ke Anies-Sandi, penegak hukum seolah lamban mengambil tindakan. Hal sebaliknya terjadi jika kubu Ahok-Djarot membuat laporan.

Untuk hal ini, Johan menyebutkan menjadi ranah Kapolri Jenderal Tito Karnavian yang harusnya menjawab tudingan tersebut.

“Ke Kapolri aja minta tanggapannya,” kata Johan.

Sebelumnya, Edhy Prabowo berharap, pemerintah tidak khawatir jika Anies-Sandiaga menang maka akan menghambat pembangunan di Jakarta yang telah dilakukan Ahok-Djarot. Sebab kalau pun terpilih, lanjutnya, Anies-Sandi pasti akan patuh dan menyesuaikan program pemerintah pusat.

“Bagaimana pun kalau Anies-Sandi menang toh akan loyal kepada pemerintah pusat. Karena tidak bisa berdiri sendiri, akan menyesuaikan setiap program pemerintah pusat,” klaimnya.

Anggota Komisi VI ini menyarankan, pemerintah tidak ikut campur dalam Pilgub DKI Jakarta. Pemerintah diminta mengurusi persoalan nasional yang jauh lebih besar ketimbang dinamika politik dalam pesta demokrasi di Ibu kota.

“Dan pemerintah tidak usah ikut mengintervensi lebih baik mengurusi urusan yang lebih besar, biarkan politik berjalan sesuai dengan aturan yang sudah ada,” pungkasnya. [ARN]

About ArrahmahNews (12216 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Jawaban Istana atas Tuduhan Keberpihakan pada Ahok-Djarot | Arrahmah
  2. Jawaban Istana atas Tuduhan Keberpihakan pada Ahok-Djarot | ISLAM NKRI

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: