Gedung Putih: Amerika Harus Terima Kenyataan Assad adalah Presiden Suriah

Sabtu, 01 April 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON DC – Dalam sebuah konferensi pers harian pada hari Jumat (31/03), juru bicara Gedung Putih Sean Spicer menyatakan dengan jelas bahwa Amerika Serikat “harus menerima” kenyataan politik di lapangan yaitu di Suriah, bahwa, bahwa Bashar al-Assad adalah presiden dan pemimpin negara yang berdaulat ini. Sebaliknya, AS harus berkonsentrasi pada mengusir ISIS dari kawasan.

“Kami percaya ada kebutuhan untuk menurunkan kekerasan,” di Suriah, catat Spicer. “Sehubungan dengan Assad, ada kenyataan politik bahwa kita harus menerima dalam hal, di mana kita berada sekarang,” katanya. (Baca juga: Oposisi Suriah Kecewa dengan Perubahan Sikap AS Terkait Assad)

Gedung Putih menyalahkan pemerintahan sebelumnya yang dijalankan oleh Barack Obama yang salah strategi di Suriah. “Kami kehilangan banyak kesempatan selama pemerintahan terakhir sehubungan dengan Assad,” kata Spicer.

Menurut Gedung Putih, AS mempertahankan “prioritas yang mendalam” di Suriah dan Irak. Menggulingkan Assad tidak akan ada pada daftar prioritas, tetapi “kekalahan ISIS,” yang juga dikenal sebagai Daesh, yang merupakan prioritas terpenting di antara semua prioritas,” ungkap Spicer kepada wartawan. (Baca juga: Menlu AS: Nasib Assad di Tangan Rakyat Suriah)

Sebelumnya pada hari Kamis, korps diplomatik tinggi AS membuat perubahan dramatis dari kebijakan luar negeri AS sebelumnya, yang bertujuan untuk menyingkirkan Assad. Pernyataan baru itu secara efektif menunjukkan bahwa kebijakan pemerintahan Obama di Suriah gagal.

Duta Besar AS untuk PBB, Nikki Haley, menyatakan bahwa prioritas Washington tidak akan lagi berfokus untuk melengserkan Assad”. (ARN)

About ArrahmahNews (12235 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Gedung Putih: Amerika Harus Terima Kenyataan Assad adalah Presiden Suriah | Arrahmah

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: