Maria Zakharova; Laporan White Helmet Tidak Bisa Dijadikan Bukti Serangan Kimia

Kamis, 6 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, RUSIA – White Helmet dan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) tidak dapat dianggap sebagai sumber data mengenai dugaan penggunaan senjata kimia oleh pemerintah di Idlib, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan bahwa White Helmet adalah teroris, anggota Al-Qaeda dan ini terbukti. [Baca; Badan Intelijen Inggris Dibalik Operasi White Helmets]

“Semua laporan yang dipalsukan soal serangan senjata kimia datang hanya dari White Helmet dan Observatorium Suriah untuk hak asasi manusia yang berbasis di London, yang sudah terkenal dengan pemberitaan kontroversialnya. Baik White Helmet maupun SOHR tidak dapat dipercaya. Mereka telah berulang kali merusak kepercayaan berdasarkan footages dan laporan palsu yang kemudian ditolak oleh semua pihak,” kata Zakharova.

“Mereka telah lama mendiskreditkan diri mereka sendiri. Mustahil mengambil keputusan yang jauh jangkauannya, yang akan mengikat untuk dilaksanakan oleh seluruh dunia, atas dasar laporan dari organisasi-organisasi ini,” tambahnya. [Baca; White Helmets Akui Organisasinya Didanai Negara-negara Barat]

Zakharova menarik perhatian pada fakta bahwa dua organisasi yang disebutkan telah menyajikan laporan yang sangat bertentangan dengan insiden itu: White Helmet selalu memberikan kesaksian yang membingungkan, mereka terus-menerus mengubah versi apa yang terjadi, sesekali mereka mengatakan pengeboman menggunakan helikopter atau dari pesawat terbang. Mereka melaporkan tentang penggunaan klorin, kemudian berbicara tentang sarin, mengubah data jumlah korban. Video dan foto yang diposting di jejaring sosial, memperlihatkan relawan White Helmet tidak menggunakan masker atau alat pelindung lainnya yang dapat melindungi mereka dari paparan senjata kimia, bahkan mereka bertindak sangat tidak profesional dalam memberikan bantuan kepada para korban.

Menurut White Helmet, tujuan organisasi mereka adalah untuk melindungi penduduk sipil Suriah, secara politis netral dan tanpa keterlibatan dalam tindakan bersenjata. Dalam beberapa tahun terakhir, klip video menunjukkan berbagai propaganda White Helmet, drama menyelamatkan anak-anak dari puing-puing dan lainnya. Laporannya dapat ditelurusi di situs ini, Klik.

Namun, pada saat yang sama, video yang memungkinkan kita untuk melihat anggota yang sama dari White Helm, menciptakan beberapa pose dalam video, menempatkan make-up pada “korban”, dan mendikte mereka tentang apa yang harus mereka katakan. Selain itu, wartawan Suriah menunjukkan sejumlah footages, di mana “penyelamat” yang terlihat memanggul senjata dan seragam militer yang dengan yang dikenakan oleh kelompok teroris. [Baca; VIDEO: Jubir al-Nushra Sebut ‘”White Helmets” Sebagai Mujahidin]

Pada hari Selasa, Koalisi Nasional untuk revolusi Suriah dan pasukan oposisi melaporkan bahwa 80 warga sipil tewas dan 200 lainnya luka-luka dalam serangan kimia di kota Khan Shaykhun, provinsi Idlib. Oposisi Suriah menyalahkan pasukan pemerintah Suriah atas serangan itu. Sementara, pemerintah Suriah membantah tuduhan tak berdasar tersebut. [ARN]

About ArrahmahNews (12170 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: