Menhan Rusia; Suriah Serang Gudang Senjata Kimia Teroris di Khan Shaykhun

Kamis, 6 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan bahwa pesawat Suriah telah melakukan serangan udara terhadap gudang amunisi dan peralatan militer teroris di Khan Shaykhun, Idlib. Gudang tersebut digunakan untuk menyimpan amunisi senjata kimia dan akan dikirim ke Irak.

“Pesawat Suriah telah melakukan serangan udara di dekat kota Khan Shaykhun di provinsi Idlib Suriah di gudang teroris amunisi dan peralatan militer, di mana amunisi  senjata kimia juga telah disimpan dan dikirim ke Irak,” kata Konashenkov, dikutip dari Sputniknews, Rabu (5/4/2017).

Menurut Konashenkov serangan dilakukan pada Selasa kemarin. “Pesawat Suriah melakukan serangan udara di pinggiran timur Khan Shaykhun di sebuah gudang besar amunisi teroris dan peralatan militer,” jelasnya.

Konashenkov mengatakan bahwa dari gudang ini, amunisi senjata kimia dikirim oleh militan ke Irak.

Konashenkov menambahkan bahwa ada tempat pembuatan bom, diisi dengan zat beracun, di wilayah gudang ini. Ia mencatat bahwa amunisi dengan zat beracun tersebut juga digunakan oleh militan di Aleppo, Suriah.

Pernyataan ini muncul ditengah dugaan militer melakukan serangan senjata kimia di Idlib, yang merupakan basis pejuang Suriah. Kelompok pemantau Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) melaporkan sebuah serangan udara yang diduga dilakukan oleh pemerintah Suriah menewakan belasan orang di Idlib. Serangan ini kemungkinan besar menggunakan senjata kimia.

“Serangan udara menewaskan sedikitnya 18 orang dan melukai puluhan lainnya di Provinsi Idlib,” kata kelompok pemantau yang berbasis di Inggris tersebut.

Apa perlu pemerintah Suriah yang dalam minggu-minggu terakhir berjaya mengusir, mengalahkan dan memukul mundur ISIS, AL NUSRA, kelompok-kelompok pemberontak dukungan Barat dan Saudi di semua front,  melakukan serangan kimia terhadap rakyatnya sendiri hanya sehari sebelum konferensi internasional tentang Suriah digelar?

Assad tak pernah menggunakan senjata kimia saat pasukannya terpojok dan kehilangan Raqqa, Idlib dan Palmyra. Lalu, tiba-tiba kini menghujani sebuah desa yang tak punya nilai strategis dengan sarin?

Apakah propaganda ini sengaja dibuat untuk mengalihkan perhatian masyarakat internasional dari serangan mematikan AS beberapa minggu yang lalu di Irak, yang menewaskan lebih dari 200 warga sipil?

Media-media dan politisi yang sama, yang berbohong kepada kalian mengenai Irak, yang berbohong kepada kalian mengenai Libya, sekarang berbohong kepada kalian mengenai Suriah!! [ARN]

About ArrahmahNews (12190 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: