Berita Terbaru

Trump Perintahkan Serang Suriah dengan Rudal Tomahawk

Jum’at, 7 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, DAMASKUS – Amerika Serikat menembakkan puluhan rudal jelajah ke lapangan terbang Suriah dalam menanggapi dugaan serangan kimia pada Selasa lalu, yang dituduhkan kepada pemerintah, menurut laporan beberapa media Barat.

Militer AS pada Jumat pagi (7/04/2017) meluncurkan sekitar 60 rudal Tomahawk terhadap beberapa sasaran di pangkalan udara al-Shayrat di provinsi Homs, barat Suriah.

“Malam ini, saya memerintahkan serangan militer yang akan menargetkan lapangan udara di Suriah sebagai jawaban atas serangan kimia yang diluncurkan,” kata Presiden AS Donald Trump kepada wartawan di resor Mar-a-Lago, Florida.

Rudal-rudal ditembakkan dari kapal perusak USS Ross dan USS Porter dari Angkatan Laut AS di timur Laut Mediterania.

“Rudal-rudal itu menargetkan pesawat, hanggar pesawat, area penyimpanan logistik, bunker pasokan amunisi, sistem pertahanan udara, dan radar,” kata juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis kepada wartawan.

Sebuah sumber militer Suriah yang dikutip oleh televisi pemerintah mengatakan bahwa serangan rudal AS di pangkalan udara Suriah telah “menyebabkan kerugian.”

Trump memerintahkan bahwa pemogokan hanya sehari setelah ia menunjuk jari pada Presiden Suriah Bashar al-Assad atas serangan mematikan yang menewaskan sedikitnya 70 orang di kota Khan Shaykhun, Idlib.

Para militan yang didukung AS dan sekutu regionalnya, dan beberapa pejabat AS dan Eropa menuduh serangan itu dilakukan oleh militer Suriah, sementara Damaskus menolak tuduhan itu, dan bersikeras bahwa militernya “tidak pernah menggunakan [senjata kimia], kapan saja, di mana saja, dan tidak akan melakukannya di masa depan.”

“Untuk kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat, mencegah dan menghalangi penyebaran dan penggunaan senjata kimia yang mematikan,” kata Trump.

“Tidak mungkin ada perdebatan bahwa Suriah menggunakan senjata kimia yang dilarang,” katanya tanpa memberikan sedikit pun bukti untuk mendukung klaimnya.

“Assad telah membahayakan kehidupan pria tak berdaya, wanita dan anak-anak,” lanjut Trump. “Itu adalah kematian yang lambat dan brutal selama bertahun-tahun, bahkan bayi cantik dibunuh dengan kejam dalam serangan yang sangat biadab itu”.

Amerika Serikat dan sekutunya telah berulang kali menggunakan senjata kimia sebagai dalih untuk menekan pemerintah Suriah. Damaskus mengajukan diri untuk menghancurkan persediaan kimia pada 2014 setelah serangan beracun di luar ibukota.

“Trump tidak perlu persetujuan Kongres untuk menyerang Suriah” ujar Senator Republik John McCain.

“Kami membutuhkan otorisasi untuk Penggunaan Kekuatan Militer. Kita harus memperbaruinya, kita harus membuatnya realistis dan kita harus memiliki Kongres, para wakil rakyat Amerika, terlibat dalam beberapa keputusan ini,” kata McCain selama wawancara. [ARN]

About ArrahmahNews (10039 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Presiden AS Perintahkan Serang Suriah dengan Rudal Tomahawk – VOA ISLAM NEWS
  2. Suriah Kutuk Serangan Rudal AS ke Pangkalan Militer Homs – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: