News Ticker

Kecam Trump, Capres Perancis Sebut AS Ulangi Skenario Irak

Sabtu, 08 April 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, PRANCIS – Calon presiden Perancis Marine Le Pen mengatakan bahwa kelompok teror ISIS(Daesh) adalah musuh sesungguhnya di Suriah, dan bukan Assad. Dalam sebuah wawancara dengan penyiar lokal pada hari Jumat, Le Pen menyebut AS tengah mengulang scenario yang pernah mereka jalankan di Irak.

“Bagi saya, orang-orang jahat itu adalah ISIS. Apakah [Presiden Suriah] Bashar Assad mengirim tentara Suriah untuk membunuh anak-anak di jalan-jalan kita? ISISlah yang mengirimkan tentaranya untuk membunuh anak-anak kita,” kata Le Pen kepada BFM TV sebagaimana dikutip Sputnik, Sabtu (08/04) ketika ditanya apakah Perancis akan berada di pihak Assad jika dia terpilih. (Baca juga: Agresi AS ke Suriah Perkuat Terorisme)

Le Pen berbicara beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan rudal ke lapangan terbang pemerintah Suriah di Homs, menewaskan beberapa tentara. Trump mengklaim bahwa ini adalah pembalasan atas serangan senjata kimia yang dituduhkan ke Assad di sebuah kota Idlib Suriah, dimana klaim itu dengan tegas telah dibantah Damaskus.

Politisi Perancis itu menekankan Trump telah terpilih sebagai presiden atas janji untuk mengakhiri intervensi luar negeri AS dan upaya negara itu untuk menggulingkan rezim asing. Ia mengatakan bahwa Washington telah sekali lagi “menjual kisah senjata pemusnah massal” di Irak, yang sebenarnya tidak pernah ada. (Baca juga: Analis; AS Tabuh Genderang Perang Dunia III)

Serangan Trump semalam, serangan pertama yang sengaja menargetkan pasukan Suriah, mengisyaratkan pembelokan tajam dalam kebijakan AS setelah pemerintahannya mengatakan mereka tidak memprioritaskan lengsernya Assad. Amerika Serikat menjatuhkan pemerintah di Baghdad pada tahun 2003 dengan klaim serupa bahwa Baghdad memiliki senjata pemusnah massal. (ARN)

About ArrahmahNews (12515 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: