Ahmadinejad Kembali Calonkan Diri Dalam Pemilihan Presiden Iran

Rabu, 12 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, TEHRAN – Mahmoud Ahmadinejad, mantan presiden dua kali Iran, kembali maju dalam bursa pemilihan presiden ke-12 di Republik Islam Iran, pada bulan Mei mendatang.

Ahmadinejad, yang sebelumnya menjadi Presiden Republik Islam Iran selama dua priode berturut-turut mulai tahun 2005, kembali mendaftar diri untuk kompetisi Pemilu Presiden pada hari ini Rabu (12/04/2017).

Dia telah menempatkan dirinya bersaing dengan Hamid Baghaei, mantan ajudannya dulu. Ahmadinejad menemani Baghaei, yang juga pergi untuk mendaftarkan diri sebagai calon presiden mendatang.

Selain itu, Esfandiar Rahim Mashaei yang juga mantan di kabinet kerja Ahmadinejad juga terlihat mendaftar di hari yang sama. Ketiga orang tersebut terlihat memegang tangan mereka masing-masing, sambil berteriak, “Hore musim semi, Hore Iran.”

Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei sebelumnya telah menyarankan Ahmadinejad untuk tidak ambil bagian dalam persaingan itu. Dan mengatakan pencalonan diri berpotensi akan menimbulkan “kekacauan”.

Sebelumnya, Ahmadinejad juga pernah mengatakan ia akan tunduk mengikuti saran dan tidak memiliki “rencana untuk mengambil bagian pemilihan presiden mendatang.”

Mahmoud Ahmadinejad, mantan presiden Iran selama dua priode (C), dan mantan ajudan Hamid Baghaei (R), dan Esfandiar Rahim Mashaei- berpose bersama di Kantor Pemilu di Teheran pada 12 April 2017. (Foto oleh IRNA)

Namun ternyata, banyak anggota kelompok garis keras di Iran yang mengaku kesulitan mencari kandidat. Utamanya, tokoh yang bisa berdiri sama tinggi dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Di bawah Konstitusi Iran, presiden diperbolehkan kembali mencalonkan diri selama empat tahun berturut-turut atau dua priode. Ini diharapkan akan membuat Hassan Rouhani kembali mencalonkan diri sebagai calon potensial.

Namun sejauh ini, Rouhani menolak untuk mengumumkan pencalonannya, terlebih dirinya dikait-kaitkan dengan salah satu arus pemilu utama reformis.

Selain itu, ada nama kandidat lain yang dalam jajak pendapat menempel ketat Hassan Rouhani, yaitu Ebrahim Raeesi, kepala penjaga Astan Quds Razavi di kota Mashhad.

Proses registrasi berlangsung selama tiga hari dan rakyat Iran memberikan suaranya dalam pemungutan suara pada 19 Mei mendatang. [ARN]

Sumber; Associated Press dan Presstv.

About ArrahmahNews (12176 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: