Berita Terbaru

Rusia Veto Resolusi PBB yang Kecam Pemerintah Suriah

Kamis, 13 April 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, NEW YORK – Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan memveto sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB yang mengecam pemerintah Suriah atas dugaan serangan gas di provinsi Idlib. (Baca juga: Analis: Veto China atas Sanksi Suriah Perkuat Perannya di Kawasan)

Rancangan resolusi yang mengutuk pemerintah Suriah atas dugaan serangan kimia di dalam negeri itu diperkenalkan oleh Inggris, Perancis dan Amerika Serikat, dan diblokir oleh Rusia pada hari Rabu (12/04).

“Hasil pemungutan suara adalah sebagai berikut: Sepuluh suara mendukung, dua menolak, tiga abstain. Rancangan resolusi belum diadopsi karena suara negatif dari anggota permanen Dewan,” demikian diumumkan Presiden Dewan Keamanan saat ini, Nikki Haley dari ASmenyusul pemungutan suara.

Resolusi itu meminta pemerintah Suriah untuk memberikan rencana penerbangan dan log dari operasi militer pada hari kejadian dan bagi negara itu untuk membuka pangkalan udara untuk penyelidik PBB.

AS menanggapi hari insiden kemudian dengan meluncurkan 59 rudal Tomahawk di pangkalan udara dari mana pemerintah Suriah diduga melancarkan serangan. (Baca juga: Rusia, China Veto Resolusi PBB Terkait Sanksi Suriah)

Rusia telah berulang kali menyerukan penyelidikan independen terhadap insiden tersebut. Utusan Rusia untuk PBB sebelum pemungutan suara mengatakan bahwa resolusi itu tidak melayani tujuan dan menunjukkan bahwa dewan eksekutif Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia akan bertemu di Den Haag hari Kamis untuk membahas insiden tersebut. Ia mendesak semua pihak untuk bekerja sama dengan penyelidikan internasional independen yang diluncurkan oleh organisasi tersebut.

China, Ethiopia dan Kazakhstan abstain dari pemungutan suara. Bolivia bersama dengan Rusia untuk memveto resolusi.

Sebelumnya, dalam konferensi pers bersama hanya beberapa saat sebelum pemungutan suara, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan pendapat negara mereka yang berbeda tentang masalah tersebut. Lavrov sekali lagi menyerukan untuk penyelidikan insiden di mana beberapa lusin warga sipil tewas, sedangkan Tillerson mengatakan serangan itu direncanakan dan dilaksanakan oleh pasukan pemerintah Suriah. “Kami cukup yakin tentang itu,” kata Tillerson. (ARN)

About ArrahmahNews (10859 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: