Berita Terbaru

Rusia: Stop Politisasi OPCW

Sabtu, 15 April 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Rusia percaya sangat penting untuk berhenti mempolitisasi pekerjaan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW), karena ini berbahaya bagi integritasnya. Hal ini disampaikan wakil tetap Rusia untuk OPCW, Alexander Shulgin, kepada TASS pada hari Jum’at (14/04).

“Kami selalu menentang politisasi,” katanya”. OPCW adalah organisasi teknis yang dibentuk untuk memantau proses perlucutan senjata kimia. Ketika kita mulai membahas isu-isu politik di sana, ini berbahaya bagi integritas.” (Baca juga: Rusia Siap Berikan Akses Pada Penyidik PBB ke Pangkalan Udara Shayrat)

“Bukan kami yang memulainya,” Shulgin menekankan. “Itu dimulai tahun lalu pada sesi November Dewan Eksekutif, ketika mitra Amerika kami, dengan mayoritas minimal suara, meloloskan keputusan anti-Suriah yang melanggar Konvensi Pelarangan Senjata Kimia. Kami segera memperingatkan bahwa ini berbahaya. Kami menetapkan preseden yang membelah organisasi ini.”

“Kemudian perdebatan tampaknya telah mereda, tapi sekarang hal itu hampir terulang lagi,” kata utusan itu. “Seseorang tidak bisa menangani hal-hal dengan cara seperti itu. Kita harus kembali ke tujuan awal organisasi.” (Baca juga: Damaskus: Suriah Tidak Pernah dan Tidak Akan Pernah Gunakan Senjata Kimia)

Pada hari Kamis, 13 April, Den Haag menjadi tuan rumah pertemuan darurat 54 Dewan Eksekutif OPCW sehubungan dengan dugaan penggunaan senjata kimia di Khan Shaikhoun Suriah. Menurut Shulgin, beberapa delegasi mencoba untuk mengubahnya menjadi “semacam pengadilan kanguru seolah pelaku sudah diketahui, dan hukuman langsung dikenakan pada mereka.” Untuk bagiannya, pihak Rusia mencatat bahwa penyelidikan atas insiden tersebut belum berakhir dan bahwa pada tahap ini tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa pemerintah Suriah yang harus disalahkan untuk dugaan penggunaan senjata kimia.

Dalam wawancaranya dengan AFP pada hari yang sama, Presiden Suriah Bashar Assad menjelaskan bahwa pasukannya tidak pernah melakukan serangan kimia apapun di Khan Shaikhoun. (Baca juga: Bashar Assad: Serangan Kimia di Khan Shaikhoun adalah Cerita Palsu Barat untuk Benarkan Agresi)

“Sumber Al Qaeda mengatakan bahwa serangan terjadi pada pukul 6, sekitar pukul 6:30 di pagi hari, sementara serangan Suriah di daerah yang sama adalah sekitar tengah hari, antara pukul 11:30 hingga 12. Jadi, mereka berbicara tentang dua cerita atau peristiwa yang berbeda. Jadi, tidak ada perintah untuk melakukan serangan (kimia) apapun, kami tidak memiliki senjata kimia apapun, kami menyerahkan senjata kami beberapa tahun yang lalu. Bahkan jika kami memilikinya, kami tidak akan menggunakannya, dan kami tidak pernah menggunakan senjata kimia kami dalam sejarah,” jelas Bashar Assad. (ARN)

About ArrahmahNews (10121 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: