Berita Terbaru

Tolak Kirim Senjata ke Yaman, Petugas Damkar Spanyol Diskors

Sabtu, 15 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MADRID – Seorang petugas pemadam kebakaran Spanyol terancam diskors sampai empat tahun dari pekerjaannya, setelah menolak untuk mengawasi pengiriman sekitar 4.000 ton amunisi ke Arab Saudi. Ia menolak pekerjaan itu karena ia percaya persenjataan yang dikirim itu akan digunakan untuk melakukan kejahatan perang di Yaman.

Russia Today melaporkan pada Jumat (14/04) mengutip dari El Mundo, bahwa insiden yang mungkin akan menyebabkan Inazio Robles kehilangan pekerjaannya itu terjadi pada pertengahan Maret di kota pelabuhan Bilbao, ibukota Biscay, sebuah provinsi di daerah otonom Basque Country di Spanyol utara. Dia adalah bagian dari kru pemadam kebakaran yang mengawasi pengiriman 26 kontainer kargo berbahaya. (Baca juga:Dikecam Rakyat, Spanyol Tetap Buka Kembali Penjualan Senjata ke Saudi)

Kontainer-kontainer yang akan dikirim ditandai sebagai pengiriman amunisi militer, dan ketika bertanya tentang tujuan kargo, Robles mengetahui bahwa itu menuju Arab Saudi.

Pemadam kebakaran itu mengatakan bahwa hati nuraninya tidak akan mengizinkannya membantu pengiriman ini, karena ia tahu bahwa Kerajaan Arab terlibat dalam kampanye militer di Yaman dan terlibat dalam apa yang banyak kelompok hak asasi manusia internasional sebut sebagai kejahatan perang di sana.

“Bahan Peledak sering dikapalkan melalui pelabuhan Bilbao, biasanya kembang api atau senjata. Tapi itu pertama kalinya saya mengambil bagian dalam memberikan senjata kepada bangsa yang melanggar hak asasi manusia,”katanya kepada RT. (Baca juga:Amnesty Internasional Serukan Raja Spanyol Blokir Penjualan Kapal Perang ke Saudi)

Robles kemudian memutuskan untuk menolak pekerjaan itu dan menjelaskan kepada manajernya mengapa dia tidak bisa menjadi bagian dari operasi. Tapi Jumat pekan lalu bahwa ia mengetahui bahwa penyelidikan disipliner terhadap dirinya sedang berlangsung dan bahwa ia bisa kehilangan pekerjaannya.

Dewan provinsi Biscay, mungkin memutuskan untuk menangguhkan dirinya dari pekerjaan selama dua sampai empat tahun, dimana hal ini menjadi kekhawatiran bagi ayah 41 tahun dari dua orang anak yang tinggal di kota dengan tingkat pengangguran sebesar 26 persen.

“Saya secara alami khawatir tentang pekerjaan saya dan keluarga saya. Apa yang saya lakukan hari itu hanya menunda pengiriman. Saya bahkan tidak berhasil membatalkannya. Hal ini tidak cukup serius untuk menghentikan seorang pria selama empat tahun,”katanya. (Baca juga:Raja Spanyol Bertemu Raja Saudi Bahas Pembelian Kapal Perang)

Robles mengatakan bahwa ia tetap teguh dengan keputusannya meskipun memiliki konsekuensi potensial, dan menambahkan bahwa tindakannya telah menarik banyak dukungan.

“Rekan kerja saya awalnya tidak mengerti mengapa saya melakukannya, tapi saya menjelaskan kepada mereka dan mereka mendukung saya. Keluarga saya sepenuhnya mendukung saya dan beberapa organisasi dan partai politik menyatakan dukungan. Saya pikir semua orang mendukung saya sekarang,”katanya kepada RT.

Spanyol adalah pemasok senjata terbesar keempat untuk Arab Saudi. Tahun lalu Madrid mencabut larangan ekspor senjata untuk menjual senilai 40 juta euro ( 42 juta dolar) peluru artileri ke negara Teluk. Pada 2015, Riyadh menghabiskan 546 juta euro pada perangkat keras militer Spanyol, dan tahun ini Spanyol berharap untuk menjual beberapa kelas korvet Guaiquerí ke Arab Saudi senilai lebih dari 2 miliar euro.

Penjualan Senjata kepada Arab Saudi adalah penyebab keprihatinan bagi kelompok-kelompok HAM. Rekaman dari peralatan militer Spanyol, termasuk peluncur granat dan kendaraan lapis baja, sebelumnya telah diterbitkan oleh lawan Arab Saudi di Yaman, yang diduga diambil dari pasukan pro-Riyadhyang terlibat dalam konflik. (ARN)

About ArrahmahNews (9587 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: