Berita Terbaru

BIADAB! Khianati Kesepakatan, Teroris Bom Bus Pengungsi dan Halangi Korban Dievakuasi

VIDEO

Minggu, 16 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, ALEPPO – Para teroris telah mengkhianati kesepakatan pertukaran populasi dengan pemerintah Suriah. Mereka menyerang konvoi bus yang membawa penduduk Fua dan Kefraya dengan bom. Lebih jauh lagi mereka bahkan menghalangi para korban serangan yang berada di dekat kota Aleppo Suriah itu untuk dibawa ke wilayah di bawah kendali pasukan pemerintah. Sebuah sumber mengatakan hal ini kepada Sputnik pada hari Sabtu.

Senada dengan laporan Sputnik, Koresponden TV Al-Alam juga mengatakan bahwa kelompok teroris mengangkut korban luka-luka dari pengungsi Foua dan Kefraya dengan menggunakan sejumlah besar ambulans Turki.

Mereka membawa para korban ke Turki melalui jalur Bab Al-Hawa dan sebaliknya mereka mencegah sejumlah ambulans dari pemerintah yang akan membawa korban ke rumah sakit di Aleppo, yang lebih dekat dan seharusnya mengurangi resiko kematian pada para korban yang dalam kondisi kritis.

Sebuah sumber mengatakan kepada Sputnik bahwa seorang penyerang bunuh diri meledakkan sebuah bom mobil di lingkungan Rasyidin, Aleppo dekat konvoi bus yang membawa warga sipil yang dievakuasi dari kota-kota Fua dan Kefraya Suriah. Setidaknya 70 orang dilaporkan tewas, dengan banyak perempuan dan anak-anak di antara mereka. (Baca juga:Tak Tahan Serangan Pasukan Suriah dan Rusia, Kelompok Oposisi Minta Gencatan Senjata)

“Jumlah korban [dalam ledakan] setidaknya 70. Lebih dari 130 terluka. Sulit untuk mengatakan karena ada banyak mayat yang terbakar dan bagian-bagian tubuh di sekitar bus yang rusak,” kata sumber itu kepada Sputnik.

Para teroris melakukan serangan dengan tujuan mencegah para pengungsi yang sebagaian besar terdiri dari perempuan dan anak-anak itu untuk menuju wilayah dibawah kendali pemerintah.

“Teroris tidak membiarkan orang-orang itu mengungsi dari wilayah tersebut menuju Aleppo dan mencegah evakuasi warga Fua dan Kefraya [dari lingkungan Rasyidin yang dikuasai militan di dekat Aleppo],” kata sumber itu. (Baca juga:Penderitaan Anak-Anak di Aleppo Dalam Liputan Wartawan Russia Today)

Pada hari Jumat, evakuasi dari empat kota Suriah yang terkepung, yaitu, Fua, Kefraya, Madaya dan Zabadani dimulai, mulai sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran populasi yang disepakati antara Damaskus dan pasukan oposisi pada bulan Maret dalam rangka program rekonsiliasi nasional. Menurut data pemerintah Suriah, 2.350 orang dievakuasi dari Zabadani, sementara sekitar 5.000 orang diangkut dari Fua dan Kefraya.


Permukiman Fua dan Kefraya telah dikepung oleh militan selama tiga tahun, dengan ribuan orang masih tinggal di sana. Situasi kemanusiaan telah memburuk disana mengingat bahwa konvoi bantuan telah dicegah oleh kelompok-kelompok teror yang beroperasi di Suriah untuk mencapai kota-kota tersebut. (ARN)

About ArrahmahNews (11737 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: