Berita Terbaru

Turki Menahan Puluhan Jenazah Pengungsi Korban Pemboman Bus

Selasa, 18 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, DAMASKUS – Perwakilan dari Damaskus mengatakan bahwa Turki telah mengambil jenazah dari para pengungsi Suriah yang tewas dalam serangan bom mobil teroris dekat Aleppo untuk menggunakannya sebagai tawar-menawar dalam negosiasi dengan Damaskus di masa depan.

“Para teroris telah memaksakan syarat-syarat baru pada Damaskus dan aliansinya melalui serangan teroris pengecut mereka pada warga tertindas Fua’a dan Kafraya di wilayah Rasyidin Aleppo ini,” kata Seyed Fadi Borhan kepada FNA pada hari Senin. (Baca juga:BIADAB! Khianati Kesepakatan, Teroris Bom Bus Pengungsi dan Halangi Korban Dievakuasi)

Mencatat bahwa persamaan telah berubah setelah ledakan Rasyidin, ia berkata, “Jenazah dari hampir 42 syahid akibat ledakan itu telah dibawa pergi ke Turki, dan Ankara berniat untuk menggunakannya sebagai tawar-menawar dalam negosiasi di masa depan.”

Sebelumnya, Sputnik melaporkan pada hari Minggu bahwa teroris menghalangi para korban dibawa ke wilayah dibawah kekuasaan pemerintah, Koresponden TV Al-Alam juga mengatakan bahwa kelompok teroris mengangkut korban luka-luka dari pengungsi Foua dan Kefraya dengan menggunakan sejumlah besar ambulans Turki. (Baca juga:BREAKING NEWS! Teroris Culik 200 Pengungsi Pasca Pemboman Bus)

Mereka membawa para korban ke Turki melalui jalur Bab Al-Hawa dan sebaliknya mereka mencegah sejumlah ambulans dari pemerintah yang akan membawa korban ke rumah sakit di Aleppo, yang lebih dekat dan seharusnya mengurangi resiko kematian pada para korban yang dalam kondisi kritis.

Dilaporkan juga lebih dari 200 warga sipil dari Fuah dan Kafraya telah hilang di lingkungan Rasyidin setelah mereka seharusnya masuk ke wilayah yang dikendalikan pemerintah di Aleppo kemarin. Sayangnya, sebagian besar orang yang hilang adalah perempuan. (Baca juga:Suriah Desak DK PBB Ambil Tindakan atas Pemboman Bus Pengungsi)

Menurut sumber Al-Masdar News, warga dari Fuah dan Kafraya yang hilang itu diyakini telah diculik oleh Hay’at Tahrir Al-Sham (HTS), sebuah faksi yang berafiliasi dengan pemberontak Al-Qaeda yang diduga kuat telah melakukan pembunuhan 126 warga sipil dalam serangan bom mobil kemarin. Spekulasi berkembang bahwa mereka akan digunakan untuk melaksanakan operasi bendera palsu berikutnya yang akan dipakai untuk memfitnah pemerintahan Asad. Bisa jadi serangan kimia.

Teroris telah melakukan serangan bom pada sekelompok wanita dan anak-anak dari Fua’a dan Kafraya yang sedang dalam proses evakuasi dari dua kota Idlib menimbulkan 125 korban tewas dengan ratusan lainnya terluka di dekat Aleppo.

Sebuah konvoi bus Suriah yang mengangkut warga dari dua kota di Idlib di bawah kesepakatan antara pemerintah dan pemberontak, terkena ledakan besar akibat bom teroris pada hari Sabtu. Ledakan itu mengguncang distrik al-Rasyidin di pinggiran Barat Aleppo saat bus berhenti di sebuah pos pemeriksaan pada Sabtu sore.

Perjanjian yang berantakan dilaporkan meninggalkan ribuan orang yang dievakuasi terdampar di dua titik transit di pinggiran Aleppo sejak Jumat malam. Bus sedang menunggu untuk mengambil orang-orang yang dievakuasi dari dua kota dari Fua’a dan Kafraya yang dikepung oleh militan itu ke daerah yang dikuasai pemerintah. (ARN)

About ArrahmahNews (11737 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: