Putin: Pemalsuan dan Manipulasi Sejarah Telah Memecah Belah Persatuan Global

Jum’at, 21 April 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW –Pemalsuan sejarah menyebabkan erosi pilar tatanan dunia saat ini, yang dibangun setelah Perang Dunia II, kata Presiden Rusia Vladimir Putin.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pada sebuah pertemuan Komite Pobeda (Kemenangan) bahwa pemalsuan sejarah menyebabkan perpecahan di dunia dan penuh dengan risiko besar.

“Tentu saja, sayangnya, ada pendekatan lain terhadap sejarah, ketika mereka mencoba mengubahnya menjadi senjata politik dan ideologis. Kita melihat risiko sikap sinis terhadap masa lalu. Bagaimana pemalsuan dan manipulasi fakta sejarah mengarah pada perpecahan bangsa-bangsa dan masyarakat, hingga munculnya garis pemisah baru, menciptakan sosok seorang musuh, “kata Putin sebagaimana dikutip Sputnik, Kamis (20/04).

“Beberapa negara telah mengambil jalan untuk memuja-muja Nazisme dan memberikan pembenaran untuk kolaborator Nazi, yang sangat berbahaya. Tidak hanya menyalahgunakan kenangan akan korban kejahatan Nazi, namun juga memicu kekuatan nasionalistik, xenofobia dan radikal,” tambahnya.

Putin mencatat bahwa “Revisi sejarah sebenarnya membuka jalan untuk mempertimbangkan kembali pilar-pilar tatanan dunia, mengikis prinsip-prinsip hukum utama dan keamanan internasional yang terbentuk setelah Perang Dunia II”.

“Sudah dikatakan bahwa ini penuh dengan risiko besar bagi kita semua,” kata presiden.

Menurut Putin, Rusia berpendapat bahwa “sejarah, betapapun rumit dan kontroversialnya, seharusnya tidak menciptakan jarak satu sama lain dan seharusnya membantu mereka menghindari kesalahan dan memfasilitasi lingkungan yang baik.” (ARN)

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: