Berita Terbaru

Rusia Bersumpah akan Menentang Sikap AS Melawan Iran

Sabtu, 22 April 2017

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Ryabkov mengatakan Moskow menentang upaya “non-produktif” Washington yang menyatukan dalam satu agenda isu non-nuklir Iran dan hal-hal yang berkaitan dengan pelaksanaan kesepakatan nuklir dengan negara tersebut.

“Kami melihat di sini pendekatan non-produktif ketika isu-isu yang sama sekali berbeda digulung menjadi satu. Kami akan menuntut agar Washington memperhatikan keluhan kami,” kata Ryabkov kepada kantor berita TASS pada hari Jumat.

Dia mengkritik regulator keuangan AS yang menciptakan hambatan bagi proyek bisnis karena struktur bisnis dan struktur negara tersebut “memiliki kecurigaan bahwa proyek dan pekerjaan ini mungkin terkait dengan program nuklir Iran.”

Ryabkov mengatakan Moskow “akan menentang” jalan “non-produktif” Washington yang “menyatukan dalam satu agenda tidak hanya masalah mengenai pelaksanaan (Joint Comprehensive Plan of Action / JCPOA), namun juga serangkaian klaim yang dituduhkan ke Teheran yang tidak terkait dengan Urusan nukli.”

Diplomat senior Rusia tersebut menekankan bahwa negaranya “secara konsisten berupaya meningkatkan” pelaksanaan kesepakatan nuklir Iran, yang dikenal sebagai JCPOA.

Ryabkov lebih lanjut menunjuk pada keputusan Presiden AS Donald Trump yang akan meninjau JCPOA dan menyatakan harapannya bahwa Washington akan menyadari bahwa kesepakatan nuklir itu layak setelah meninjau kembali hal tersebut.

“Kami berharap bahwa analisis ini akan memastikan bahwa kesepakatan ini dapat dilakukan dan berguna untuk meningkatkan stabilitas perdamaian regional dan internasional,” diplomat Rusia menambahkan.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada tanggal 18 April bahwa Presiden Trump “telah mengarahkan sebuah tinjauan antar agen yang dipimpin oleh Dewan Keamanan Nasional”, bahwa JCPOA “akan mengevaluasi apakah penghentian sanksi yang terkait dengan Iran sesuai dengan JCPOA, sangat penting bagi kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat.”

Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa – Amerika Serikat, Prancis, Inggris, Rusia dan China plus Jerman – menandatangani JCPOA pada tanggal 14 Juli 2015 dan mulai menerapkannya pada tanggal 16 Januari 2016.

Di bawah JCPOA, Iran melakukan pembatasan program nuklirnya dengan imbalan penghapusan sanksi terkait nuklir yang diberlakukan terhadap negara tersebut.

Pengangkatan sanksi terhadap Iran telah membuka jalan bagi pembaharuan hubungan yang lebih luas antara Republik Islam Iran dan Uni Eropa. [ARN]

About ArrahmahNews (10868 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

1 Trackback / Pingback

  1. Sikap AS Melawan Iran Ditentang Keras oleh Rusia – VOA ISLAM NEWS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: