News Ticker

China ke AS dan Korut: Berhenti Saling Hasut

Kamis, 04 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, BEIJING – Setelah Korea Utara mengancam AS dengan mengatakan bahwa permainan perang mereka di atas Semenanjung Korea membawa wilayah ini lebih dekat ke “perang nuklir”, Beijing menganjurkan semua pihak untuk “menurunkan suhu” dalam retorika dan kemunculan militer mereka.

“Hentikan saling menghasut,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang pada hari Rabu (03/05) sebagaimana dikutip Sputnik.

Pada hari Selasa, AS menerbangkan pembom strategis B-1B tepat di atas daratan Korea, dimana hal itu dikutuk oleh Pyongyang dan disebut sebagai “provokasi sembrono.” Sementara itu, di Washington, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia akan “merasa terhormat” untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jung-un.

Jika Korea Utara gagal mengindahkan panggilan diplomatik dari China, hasilnya bisa sangat mengerikan. Korea Utara berpendapat bahwa program nuklir diperlukan untuk “keberadaan dan pembangunan” negara tersebut. Jika Republik Rakyat Demokratik Korea melanjutkan uji coba nuklir keenam, Korea Times melaporkan, Beijing akan memutuskan hubungan ekonomi, mengutuk mantan sekutunya itu dan bahkan memblokade pelabuhan perdagangan Pyongyang.

Menurut pengguna Weibo China, platform media sosial yang populer pengganti Facebook dan twitter, sebuah memo telah beredar di Kementerian Luar Negeri China, di mana DPRK diberi pemberitahuan tindakan hukuman yang akan terjadi menyusul uji senjata nuklir lainnya.

Rumor mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri China Wang Yi meminta salah satu perwiranya untuk membacakan peringatan kepada pejabat DPRK Park Myung-ho. Dalam pertukaran tersebut, diplomat DPRK diberitahu tentang langkah-langkah keras yang akan diambil.

DPRK sebelumnya menolak keras saat Beijing menghentikan impor batubara Korea Utara sesuai dengan sanksi Perserikatan Bangsa-Bangsa terhadap Korea Utara. Keputusan untuk mengakhiri impor energi dilakukan pada bulan Februari, namun menurut 38 North, sebuah blog penelitian Korea Utara, China berhasil mengirim sekitar 219 juta dolar untuk batubara dalam dua bulan pertama tahun 2017.

Beijing belum membantah substansi cerita yang beredar di Weibo. “Korea Utara benar-benar dikelilingi oleh musuh sekarang,” kata seorang pengguna media sosial. (ARN)

About ArrahmahNews (14210 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: