Inovasi Senjata Korut Mampu Membuat THAAD AS Tak Berfungsi

Jum’at, 5 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, PYONGYANG – Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) AS di Korea Selatan telah mendorong Pyongyang mengembangkan rudal balistik dengan tujuan menetralisir kemampuan THAAD, menurut sebuah laporan.

The Congressional Research Service melaporkan bahwa Korut telah membuat rudal yang mampu melesat di sudut THAAD tanpa dapat dicegat. Begitu rudal balistik ini masuk kembali ke atmosfer bumi, hulu ledak nuklir yang menyertainya bisa terbang dengan sudut yang lebih curam dan bergerak dengan kecepatan lebih tinggi, dengan menangkap lebih banyak potensi energi gravitasi.

Inovasi Korea Utara bisa membuat ancaman rudal ini “berpotensi lebih sulit dicegat dengan sistem pertahanan rudal THAAD,” kata layanan penelitian tersebut.

Selanjutnya, “Korea Utara telah menunjukkan kemampuan untuk meluncurkan serangan salvo,” serangkaian peluncuran rudal hampir tanpa jeda waktu di antaranya. Ini menghadirkan ancaman lain yang mungkin tidak bisa diblok THAAD, menurut laporan tersebut.

Korea Utara juga telah bereksperimen dengan sejumlah rudal balistik yang diluncurkan oleh kapal selam selama dua tahun terakhir, yang bisa jatuh di luar kapasitas sistem radar THAAD.

Sementara beberapa tes rudal Pyongyang hanyalah latihan lain yang berkobar-kobar, CRS mencatat bahwa tes tersebut sebenarnya bisa “dimaksudkan untuk meningkatkan keandalan, efektivitas, dan kemampuan bertahan dari kekuatan rudal balistik mereka.”

Peluncuran rudal hari Sabtu, misalnya, dengan cepat disimpulkan sebagai sebuah kegagalan. Namun pakar pertahanan Korea Selatan tidak setuju dengan kesimpulan ini, Sputnik melaporkan. Sebagai gantinya, pejabat mengklaim bahwa tes gagal itu dirancang untuk “mengembangkan senjata nuklir yang berbeda dari yang sudah ada.”

Badan Intelijen Pertahanan Amerika memperkirakan bahwa tumpukan nuklir Korea Utara berjumlah satu atau dua sebelum pergantian milenium, namun fisikawan nuklir David Albright memperkirakan bahwa angka tersebut berusia sekitar 30 hari ini, dengan potensi untuk mencapai 60 senjata nuklir pada akhir dasawarsa.

“Beberapa tahun terakhir telah menyaksikan peningkatan dramatis dan nyata dalam kemampuan nuklir Korea Utara,” Albright mengatakan dalam sebuah briefing baru-baru ini. [ARN]

Sumber: Sputnik.

About ArrahmahNews (12235 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: