Iklan
News Ticker

Sekjen Hizbullah: Tidak Ada Bagian dari Israel yang Kebal dari Serangan Rudal

Jum’at, 12 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, LIBANON – Sekretaris Jenderal gerakan perlawanan Hizbullah Libanon, Sayyid Hassan Nasrallah, mengatakan bahwa tidak ada bagian dari tanah Palestina yang diduduki oleh Israel yang kebal dari serangan rudal dalam perang di masa depan.

Nasrallah membuat pernyataan pada hari Kamis, dalam sebuah pidato untuk menghormati komandan tertinggi militer gerakan Hizbullah, Mustafa Badreddine, yang kehilangan nyawanya saat melawan kelompok teroris Takfiri yang disponsori Barat di Suriah tahun lalu.

Menghormati memori komandan yang syahid tersebut, sekjen Hizbullah mengatakan Israel tahu bahwa ada konflik di masa depan yang akan berada di dalam wilayah pendudukan.

Nasrallah mencatat bahwa Israel akan dikalahkan dalam konfrontasi militer dengan pejuang Hizbullah.

Pemimpin Hizbullah melanjutkan dengan mengatakan bahwa pejuang perlawanan Libanon telah memenuhi tugas untuk mengamankan daerah perbatasan dengan Suriah dan membongkar pos-pos militan di wilayah tersebut.

Dia menekankan bahwa Hizbullah telah melakukan pengorbanan yang sangat besar untuk mempertahankan semua lapisan masyarakat terlepas dari latar belakang agama mereka.

Nasrallah juga secara tegas menolak tuduhan bahwa Hizbullah sedang mencari perubahan demografis di negara tetangga Suriah, yang menekankan bahwa kelompok militan Takfiri, yang didukung oleh Amerika Serikat, Turki dan beberapa negara Teluk Persia, memaksa perubahan semacam itu di kota-kota Suriah.

Di tempat lain dalam sambutannya, Nasrallah terkait langkah yang diambil oleh Israel dengan membangun tembok di sepanjang perbatasannya dengan Lebanon dan Jalur Gaza yang terkepung, mengatakan bahwa pembangunan tembok di sepanjang perbatasan Lebanon dan Gaza adalah pengakuan akan kegagalan rencana Israel yang lebih besar.

Dia menambahkan fakta bahwa Israel menyembunyikan dua tembok di Libanon dan Gaza yang membuktikan kelemahannya, dan menegaskan bahwa pejuang Hizbullah telah meyakinkan Israel bahwa tidak ada tempat untuk itu di Libanon.

Kepala Hizbullah juga menggarisbawahi bahwa gerakan perlawanan Libanon akan terus bekerja sama dengan tentara Suriah dalam perang melawan kelompok teroris.

Nasrallah juga menekankan bahwa tidak ada perselisihan antara Hizbullah, Iran dan Rusia mengenai pelaksanaan gencatan senjata nasional di Suriah yang dilanda perang. [ARN]

Sumber: Al-Manar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: