Berita Terbaru

Tillerson: Kunjungan Trump ke Saudi Untuk Satukan Arab dan Israel Melawan Iran

Senin, 15 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON – Kunjungan Presiden AS Donald Trump yang akan datang ke Timur Tengah ditujukan untuk membuat Arab Saudi dan negara-negara Arab lainnya di kawasan ini berdiri dalam “persatuan” dengan Israel melawan Iran, kata Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson.

Trump akan mengunjungi Riyadh dalam perjalanan luar negerinya yang pertama pada minggu depan sebelum mengunjungi Tel Aviv dan Vatikan.

“Saya pikir ada pandangan luas dan konsensus yang luas di antara semua negara Arab, di antara Israel dan antara aktivitas destabilisasi Iran di kawasan ini,” Tillerson mengklaim dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada hari Minggu.

“Ini ada hubungannya dengan berdiri dalam persatuan melawan Iran dibandingkan dengan nada agama tertentu,” katanya terkait perjalanan Trump ke wilayah tersebut.

Trump telah mengancam Iran dengan sanksi baru dan kemungkinan tindakan militer dalam beberapa kesempatan.

Tillerson mengatakan bahwa Trump telah memilih tiga tujuan tersebut, karena masing-masing mewakili Islam, Yudaisme dan kristiani.

“Saya pikir aspek penting dari kunjungan yang dilakukan Presiden Trump adalah membawa pesan persatuan” di antara para pengikut agama-agama ini, dalam menghadapi ancaman yang ditimbulkan oleh Daesh (ISIL) dan al-Qaeda, menurutnya.

“Ini bukan tentang agama tertentu,” katanya saat ditanya apakah Trump akan menyentuh konflik sektarian di wilayah tersebut. “Namun, ada elemen kuat dari peran yang dimainkan oleh bangsa Iran dalam mendukung terorisme.”

Trump telah menarik api dari negara-negara Islam di seluruh dunia karena mengadopsi sebuah retorika yang keras tanpa pandang bulu yang menghubungkan kaum Muslim dengan kelompok teror seperti Daesh.

Dia telah mengusulkan larangan masuk bagi warga muslim dari beberapa negara, termasuk Iran ke AS.

Hubungan dengan Rusia di ‘all-time low’

Di tempat lain dalam sambutannya, Tillerson mengatakan bahwa hubungan negaranya dengan Rusia telah mencapai titik terendah sejak berakhirnya masa Perang Dingin.

Dia mengatakan ini adalah pandangan dia berbagi dengan Trump, yang bersedia menghangatkan keadaan.

“Presiden, saya pikir, telah memperjelas bahwa dia merasa penting untuk melakukan rekonsiliasi dengan Rusia,” kata Tillerson.

“Hubungan dengan Rusia, seperti yang telah dijelaskannya, dan saya telah menggambarkannya juga, menurut saya, pada titik terendah sejak berakhirnya masa Perang Dingin, dengan tingkat kepercayaan yang sangat rendah,” tambahnya.

Diplomat tertinggi AS mengatakan bahwa memperluas hubungan dengan Rusia untuk kepentingan rakyat Amerika dan dunia. [ARN]

About ArrahmahNews (11733 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: