Berita Terbaru

Pemilu Iran, Bagaimana Posisi Rusia?

Jum’at, 19 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Dengan berlangsungnya pemilu presiden Iran pada hari Jumat (19/05) ini, banyak yang terus berspekulasi tentang posisi Moskow dalam masalah tersebut. Analis politik Rusia, Nikolai Kozhanov, dalam sebuah wawancara dengan Sputnik Persia mengatakan bahwa sebenarnya, sikap Moskow sangat netral dalam hal ini.

Analis politik Rusia itu menjelaskan bahwa Moskow tidak khawatir dengan hasil pemilihan presiden di Iran, yang dilaksanakan pada hari Jumat ini.

Calon prsiden yang bersaing memperebutkan suara adalah incumbent Hassan Rouhani, ulama dan mantan Jaksa Agung Ebrahim Raisi, mantan Wakil Presiden Mostafa Hashemitaba dan kandidat konservatif Mostafa Mir-Salim.

Setiap kandidat yang memperoleh dukungan lebih dari 50 persen pemilih akan menjadi presiden negara tersebut. Namun, jika tidak ada kandidat yang mencapai ambang ini, pemilihan ulang akan dilakukan antara dua calon presiden yang mendapat suara terbanyak.

Berbicara kepada Sputnik, Kozhanov meramalkan bahwa persaingan utama akan terjadi antara Hassan Rouhani dan Ebrahim Raisi, sesuatu yang dia katakan telah dikonfirmasi oleh jajak pendapat terbaru dan perkiraan para ahli Iran.

Selain itu, menurut Kozhanov, yang perlu diingat adalah karisma kedua tokoh politik ini jelas membayangi calon presiden lainnya.

“Membuat prediksi tentang siapa yang akhirnya akan menang sangat berbahaya dan sulit. Pemilu Iran diketahui karena pengaruh mereka dipengaruhi oleh faktor ketidakpastian,” katanya.

Kozhanov, bagaimanapun, menambahkan bahwa “menilai situasi saat ini, Rouhani memiliki setiap kesempatan untuk dipilih kembali untuk masa jabatan kedua.”

“Selama debat pra-pemilihan, Rouhani berhasil menunjukkan bahwa dia jauh lebih baik daripada lawan-lawannya, bahkan dari sudut pandang diskusi,” kata Kozhanov.

“Bagi Rusia, secara tegas, tidak masalah siapa yang akan menang karena bidang politik (dalam pemilihan Iran) diwakili oleh gradasi kekuatan konservatif yang berbeda, mereka semua tahu betul bahwa di bawah keadaan sekarang, Iran tidak memiliki alternatif lain kecuali untuk terus menjaga dialog yang berkelanjutan dengan Rusia, “pungkasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa “bagaimana pemilihan di Iran akan berlangsung adalah secara eksklusif sesuai dengan kompetensi rakyat Iran.”

“Kami akan bekerja sama dengan mereka yang akan berkuasa di Iran. Kami melanjutkan dari asumsi bahwa hubungan kedua negara kami harus menjaga dinamika positif dan hubungan historis yang telah kami kembangkan,” katanya.

Zakharova mengingatkan bahwa secara tradisional, posisi Rusia dalam proses pemilihan sesuai dengan Piagam PBB, yang secara jelas memperingatkan untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan memberikan tekanan pada sebuah negara. (ARN)

About ArrahmahNews (10045 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: