Ramadhan Ditengah Krisis Makanan dan Air di Yaman

Sabtu, 27 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, SANA’A – Orang-orang Yaman dari kamp-kamp pengungsi serta mereka yang tinggal di ibu kota Sanaa pada hari Jumat (26/5) bersiap untuk melaksanakan puasa di bulan suci Ramadhan, di tengah kekurangan makanan, kekurangan air bersih dan tempat berlindung.

Amran, kamp pengungsi internal (IDP) di utara Sanaa dibanjiri keluarga yang hampir tidak dapat menyediakan makanan dan kebutuhan vital lainnya untuk diri mereka sendiri dan banyak bergantung pada bantuan yang diberikan oleh organisasi bantuan atau badan-badan amal.

Pasar lokal dan supermarket telah melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan Ramadhan, yang akan dimulai pada hari Sabtu (27/05) dengan menjaga pasokan barang-barang yang mengalir di tengah-tengah pengepungan yang masih dilangsungkan Arab Saudi di pelabuhan utama negara di Hudaydah.

Akibat perang yang terus dipaksakan oleh tetangga mereka, kerajaan Arab Saudi beserta koalisinya, bahkan mereka yang berstatus pekerja, seperti Naguib Al Kamel, penduduk Sanaa, tidak dapat menyediakan kebutuhan untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka.

“Warga miskin tergantung pada gaji mereka, gaji yang belum mereka terima selama tujuh bulan terakhir. Bagaimana mereka bisa membeli makanan untuk persiapan Ramadhan?” katanya sebagaimana dikutip reuters.

Arab Saudi telah terus-menerus menyerang Yaman sejak Maret 2015 dalam upaya untuk mengembalikan kekuasaan kepada mantan presiden negara itu, Abd Rabbuh Mansur Hadi, sekutu setia Riyadh. Demi memaksakan ambisinya, Saudi juga memblokade negara miskin tetangganya itu sehingga warga mengalami kesulitan mendapat bahan makanan pokok dan obat-obatan.

Agresi militer telah merenggut nyawa lebih dari 12.000 orang yang kebanyakannya adalah warga sipil. Wabah Kolera juga kini menyebar luas di Yaman, dikarenakan serangan-serangan Saudi yang menargetkan fasilitas publik telah menjadikan warga Yaman kesulitan mendapatkan air bersih. Serangan Saudi juga telah menghancurkan sebagian besar Rumah Sakit dan fasilitas medis Yaman sehingga warga yang terkena penyakit ini tidak bisa mendapat pertolongan. (ARN)

About ArrahmahNews (12177 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: