News Ticker

Demonstran Israel Dukung Pembentukan Negara Palestina Merdeka

Senin, 29 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, TEL AVIV – Ribuan orang Israel menggelar demonstrasi di Tel Aviv untuk menyatakan dukungan mereka terhadap sebuah negara Palestina yang merdeka, yang mengecam 50 tahun pendudukan Israel atas wilayah Palestina.

LSM Israel Peace Now, salah satu penyelenggara demonstrasi, mengatakan bahwa acara tersebut dimaksudkan untuk menolak kurangnya harapan yang ditawarkan oleh sebuah rezim “yang mengabadikan pendudukan, kekerasan dan rasisme”.

“Waktunya telah tiba untuk membuktikan kepada orang-orang Israel, orang-orang Palestina dan seluruh dunia bahwa segmen penting dari populasi Israel menentang pendudukan,” kata kepala Peace Now Avi Buskila.

Para demonstran juga melambaikan bendera Palestina sementara Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengirim pesan dukungan yang dibacakan pada demonstrasi tersebut.

“Tidak ada suara yang lebih kuat daripada suara damai yang adil dan inklusif, seperti tidak ada suara yang lebih kuat daripada hak orang untuk menentukan nasib mereka sendiri dan kebebasan dari beban pendudukan,” bunyi pesan tersebut.

Pemimpin Partai Buruh oposisi Israel, Isaac Herzog, juga berbicara mengenai peristiwa tersebut dan mendukung gagasan negara Palestina merdeka sebagai solusi untuk konflik yang berlangsung selama puluhan tahun ini.

Herzog menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah kehilangan kesempatan untuk bergerak maju dengan proses “perdamaian”.

Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur al-Quds selama perang 1967. Kemudian mencaplok Yerusalem Timur al-Quds dalam sebuah langkah yang tidak diakui oleh masyarakat internasional.

Lebih dari setengah juta orang Israel tinggal di lebih dari 230 pemukiman yang dibangun secara ilegal sejak pendudukan Palestina pada tahun 1967.

Ekspansi permukiman Israel yang terus berlanjut merupakan hambatan utama bagi pembentukan perdamaian di Timur Tengah dan melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB tentang anti-pemukiman 2334.

Awal pekan ini, Presiden AS Donald Trump melakukan perjalanan ke wilayah-wilayah pendudukan dan bertemu dengan Netanyahu setelah menjatuhkan komitmen Amerika Serikat terhadap pembentukan sebuah negara Palestina.

Ekspansi permukiman Israel di wilayah-wilayah pendudukan telah menimbulkan pukulan serius bagi harapan Palestina untuk membangun sebuah negara merdeka. Gembira dengan pilihan Trump, Israel mengumumkan rencana pada bulan April untuk membangun 25.000 unit pemukiman di Yerusalem al-Quds. [ARN]

About ArrahmahNews (12571 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: