Berita Terbaru

UGM: Afi Nihaya, Remaja Putri Penebar Pesan Perdamaian

Minggu, 29 Mei 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, YOGYAKARTA – Kesukaannya membaca buku, berselancar di internet dan mengamati kondisi lingkungan sosial di sekitarnya, menjadi bahan inspirasi bagi Asa sorang siswi SMA Firda Inayah, 18 tahun atau nama bekennya Afi Nihaya Faradisa, yang menuangkan pemikirannnya lewat tulisan yang diunggah di akun facebook pribadi. Tulisan siswi SMA Negeri 1 Gambiran Banyuwangi, ternyata banyak disukai oleh teman -temannya bahkan menjadi viral di media sosial ketika dibagikan oleh puluhan ribu orang. Meski tulisannya tidak jarang menimbulkan beragam pro dan kontra, dan selalu di bully, namun bagi Afi, tidak menjadi masalah bagi dirinya, asalkan misinya menyampaikan pesan perdamaian lewat tulisan tercapai. “Saya senang ada tanggapan, baik yang pro dan kontra, berarti tujuan tulisan saya  tercapai, kita tidak harus berpikiran sama tapi marilah kita sama-sama untuk berpikir,” kata Afi saat menjadi pembicara dalam Talkshow Kebangsaan yang bertajuk ‘Saya Indonesia, Saya Pancasila’ yang digelar oleh Fisipol UGM di ruang perpustakaan gedung Fisipol UGM, Senin (29/5). (Baca juga: Afi Nihaya: Pistol Membunuh Teroris, Pemahaman Agama Membunuh Terorisme)

Beragam tema tulisan yang ditulis oleh Afi lebih banyak menyampaikan ide tentang isu keragaman dan kemajemukan. Ia mengajak semua orang untuk mempertahankan keragaman dan kemajemukan meski suku, agama dan warna kulit masing-masing orang berbeda. Berkat tulisannya renyah dan mudah dipahami, tulisannya akhirnya banyak disukai. Ia kini memiliki pengikut lebih dari setengah juta orang. Afi sendiri tidak menyangka jika tulisannya banyak mendapat pujian dari para netizen.

Kendati begitu, Afi tidak merasa ia paling benar atau paling pintar dari semua setiap ide dan gagasan dari tulisan yang dituangkannya di akun media sosial. Menurutnya, apa yang disampaikannya sebagai bentuk keprihatinnnya dalam menanggapi isu keragaman yang begitu hangat terjadi saat ini. “Poinnya tetap sama, kita harus hidup rukun sebagai sebuah bangsa,” katanya. (Baca juga: Sindiran Pedas Afi Nihaya pada Politisi yang Suka Mengkebiri Intelektual Anak Muda)

Dalam talkshow yang dipandu oleh Dosen Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Abdul Gaffar Karim, Afi menceritakan dirinya terlahir dari keluarga sederhana. Ia tinggal di pelosok bagian selatan Banyuwangi. Seperti remaja lainnya ia mengaku menikmati kehidupannya saat ini. Beruntung orang tuanya tidak pernah mengekang dari aktivitasnya menulis di media sosial.

Afi mengaku ia mulai menulis sejak tahun lalu, meski sudah membuat akun FB , sejak 2012. Awalnya, ia mengaku sering menulis di sebuah handphone kecil, hingga akhirnya berkat tulisannya menjadi viral, seorang dosen di sebuah perguruan tinggi di Jakarta menghadiahkannya sebuah smartphone seharga Rp 600 ribu. “Handphone saya ini pemberian salah seorang dosen,” katanya tersenyum.

Berbicara tentang soal isu kebangsaan, Afi berpendapat keragaman itu adalah sebuah rahmat dan berkat jika kita dewasa dan bijak dalam menyikapinya. “Keragaman akan sangat  mengancam diri kita jika kita tidak bisa menyikapi secara benar. Sikap yang benar adalah kita tidak boleh menunjukkan bahwa kita merasa paling benar atau paling pantas di hadapan orang lain,” paparnya.

Dekan Fisipol UGM, Dr. Erwan Agus Purwanto, mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan oleh Afi lewat tulisannya di media sosial yang mengangkat isu kebinekaan dan Pancasila. Menurutnya, mengelola kebinekaan merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai sebuah bangsa. (ARN)

Sumber: UGM

About ArrahmahNews (10868 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: