Berita Terbaru

Operasi Anti-ISIS Pejuang Hashd al-Shaabi Telah Sampai di Perbatasan Suriah

Rabu, 31 Mei 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, BAGHDAD – Gerilyawan Suriah mengatakan Washington telah meningkatkan pasokan senjata ke mereka untuk menghalangi Unit Mobilisasi Populer (PMU) untuk menciptakan jalur pasokan antara Irak dan Suriah.

Pada hari Senin, PMU, yang juga dikenal sebagai Hashd al-Shaabi, sampai di perbatasan Suriah selama operasi anti-ISIS di sebelah barat Mosul.

Mereka telah memainkan peran penting dalam pembebasan wilayah yang dipegang ISIS di selatan, timur laut dan utara ibukota Irak, Baghdad, sejak para teroris melancarkan serangan di negara tersebut pada bulan Juni 2014.

Pada hari Selasa, seorang pemimpin salah satu kelompok militan yang beroperasi di bawah Free Syirian Army yang didukung AS (FSA) mengatakan bahwa telah terjadi peningkatan dukungan militer asing. “Tidak mungkin kita bisa membiarkan mereka membuka jalan raya Baghdad-Damaskus,” kata Tlass Salameh.

Seorang komandan kelompok militan lain yang beroperasi dengan FSA juga mengumumkan bahwa sejak awal bulan, sebuah aliran senjata yang cukup besar telah tiba di markas mereka.

“Peralatan dan bala bantuan datang dan pergi setiap hari … tapi dalam beberapa minggu terakhir mereka membawa lebih banyak kendaraan militer berat, rudal TOW, dan kendaraan lapis baja,” tambahnya.

Komandan tertinggi PMU, Hadi al-Ameri, mengatakan bahwa pasukannya yang mencapai perbatasan Suriah akan membantu pasukan Damaskus mencapai dari sisi mereka.

Serangan udara yang dipimpin AS hampir tidak berguna

Sementara itu, Ameri mengatakan serangan udara AS selama operasi untuk membebaskan Mosul dari ISIS hampir tidak ada gunanya.

Pasukan Irak menguasai Mosul timur pada bulan Januari dan melancarkan pertempuran di bagian barat kota pada bulan Februari. Operasi tersebut telah memakan waktu lebih lama dari yang direncanakan karena elemen Takfiri bersembunyi di antara warga sipil dan berjuang kembali dengan bom mobil, jebakan, tembakan mortir dan penembak jitu.

Ameri menekankan bahwa angkatan udara Irak melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik dalam menundukkan pasukan pendudukan Takfiri.

Sementara koalisi anti-teror pimpinan AS mendapat banyak kritik karena tingginya jumlah korban sipil. Pada hari Minggu, sedikitnya 20 warga sipil Irak terbunuh dalam serangan udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan AS di bagian utara Kota Tua Mosul.

Akhir bulan lalu, AS juga mengakui bahwa setidaknya 352 warga sipil tewas dalam serangan udara di Irak dan Suriah sejak tahun 2014, namun kelompok hak asasi manusia memberikan jumlah korban yang lebih tinggi.

AS mulai mempersenjatai Kurdi Suriah

Pada hari Selasa, AS mengumumkan bahwa mereka telah mulai memberikan senjata ringan kepada pasukan Kurdi yang memerangi ISIS di Suriah utara dalam sebuah langkah yang telah memancing kemarahan dari Turki.

“Kami telah mulai memindahkan senjata dan kendaraan kecil ke elemen Kurdi” dari Pasukan Demokratik Suriah (SDF), kata juru bicara Pentagon Mayor Adrian Rankine-Galloway. Dia menambahkan bahwa senjata termasuk AK-47 dan senapan mesin kaliber kecil.

Pada tanggal 9 Mei, Presiden AS Donald Trump memberi wewenang untuk mempersenjatai pasukan Kurdi di Suriah meski mendapat tentangan keras dari Turki.

Pada saat itu, juru bicara Pentagon Dana W. White mengatakan bahwa mempersenjatai Kurdi adalah jalan terbaik menuju kemenangan melawan ISIS.

Orang Kurdi adalah “satu-satunya kekuatan di lapangan yang bisa berhasil merebut Raqqa dalam waktu dekat,” kata White.

AS saat ini memberikan dukungan udara untuk anggota SDF – aliansi yang didominasi Kurdi dan anti-Damaskus. Mereka sebagian besar mengepung Raqqah dan diharapkan segera memulai ofensif.

SDF dipimpin oleh Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) yang dipandang Ankara sebagai organisasi teroris karena dugaan keterkaitan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang. (ARN)

About ArrahmahNews (11819 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: