Berita Terbaru

Rusia Tak Terima AS Ancam Pasukan Suriah

Rabu, 31 Mei 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Rusia tidak bisa membiarkan ancaman Washington yang menggunakan kekuatan melawan militer Suriah. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan hal ini pada hari Selasa.

“Seperti yang Anda tahu, tidak hanya ada ancaman (penggunaan tentara AS terhadap tentara Suriah), namun sebuah fakta penggunaan kekuatan telah terjadi di daerah ini [Al-Tanaf yang terletak di perbatasan antara Suriah dan Irak),” kata Lavrov sebagaimana dikutip TASS, Selasa (30/05). (Baca juga:AS Peringatkan Tentara Suriah Untuk Tidak Mendekati Kota Al-Tanf)

“Saya percaya situasi ini mengkhawatirkan karena secara langsung mempengaruhi kedaulatan Suriah. Tentu, masalah ini perlu dipecahkan, dan pasukan kami melakukan ini sekarang,” kata diplomat tinggi Rusia tersebut.

“Upaya tersebut sedang dilakukan sekarang melalui sebuah saluran yang disiapkan untuk mencegah insiden yang tidak disengaja antara Angkatan Udara Rusia dan koalisi pimpinan AS,” jelas Lavrov lebih lanjut.

“Tapi tentu saja, usaha akan jauh lebih efisien jika selain saluran, yang memiliki agenda yang agak terbatas, AS setuju untuk bergabung dalam pekerjaan mengkoordinasikan parameter zona de-eskalasi,” diplomat Rusia tersebut menekankan. (Baca juga:Ahli Militer: AS Berusaha Cegah Pasukan Suriah Kuasai Perbatasan)

Pembahasan untuk ini masih terus berlanjut dan semua pihak akan membahas hasilnya di pertemuan lain dalam format Astana, yang akan segera dilakukan.

“Kami siap untuk menyambut Amerika Serikat bergabung tidak hanya sebagai upaya untuk menghindari insiden tetapi juga untuk terlaksananya penentuan zona de-eskalasi,” katanya.

Seperti yang dilaporkan oleh markas koalisi pimpinan AS, pada tanggal 18 Mei, pesawat negara itu menyerang pasukan pemerintah pro-Suriah yang beroperasi di zona de-eskalasi di sebelah barat laut Al-Tanf. Pernyataan tersebut menyatakan bahwa unit-unit ini merupakan ancaman bagi Amerika Serikat dan mitranya.

Pada saat yang sama, Moskow siap menyambut Washington untuk bergabung dalam pekerjaan yang bertujuan menentukan parameter zona de-eskalasi Suriah.

“Kami siap untuk menyambut Amerika Serikat bergabung tidak hanya dalam upaya untuk menghindari insiden tetapi juga pekerjaan untuk menentukan zona de-eskalasi,” kata Lavrov. (ARN)

About ArrahmahNews (10868 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: