Berita Terbaru

Teroris Gunakan 1,5 Ton Bahan Peledak dalam Bom Kabul

Kamis, 01 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, KABUL – Ledakan bom dahsyat di ibukota Afghanistan, Kabul, menggunakan sekitar 1,5 ton bahan peledak yang dimasukkan ke dalam truk tangki. Media setempat melaporkan sejauh ini ledakan telah menyebabkan sedikitnya 90 orang tewas.

Sebuah ledakan dahsyat yang mengguncang Kabul telah menyebabkan kerusakan pada banyak bangunan, termasuk kedutaan Prancis dan Jerman. Media melaporkan bahwa Kementerian Kesehatan Afghanistan menyatakan korban tewas meningkat menjadi 90 orang, sementara 380 orang lainnya cedera. (Baca juga:Ledakan Mengerikan Guncang Kabul, 80 Tewas 350 Luka-luka)

Menurut saluran TV TOLO News, teroris meledakkan diri saat petugas pos pemeriksaan keamanan tidak mengizinkannya mengemudi di jalan menuju daerah pemerintah.

Menurut data pendahuluan oleh Kementerian Dalam Negeri negara, alat peledak itu telah ditempatkan di dalam kendaraan yang digunakan untuk mengangkut air. Kelompok teroris Daesh/ISIS mengaku bertanggung jawab atas ledakan tersebut. (Baca juga:Kenapa Semua Serangan Bom Bunuh Diri Pelakunya Wahabi?)

Setelah serangan tersebut, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengadakan sebuah pertemuan Dewan Keamanan Nasional, yang menginstruksikan aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan penuh atas serangan tersebut dan mempublikasikan detil nya kepada warga.

Ledakan bom mobil di kawasan diplomatik Kabul, Afghanistan, pada Rabu pagi waktu setempat itu memicu kekacauan luar biasa. Getaran akibat ledakan sangat terasa, hingga warga setempat mengira terjadi gempa bumi di kawasan itu.

“Terasa seperti gempa bumi,” tutur warga setempat bernama Mohammad Hassan (21) yang menjadi korban luka.

Hassan yang bekerja di bank ini sedang berada di dalam kantornya, saat ledakan terjadi pada Rabu (31/5) pagi waktu setempat. Kepala Hassan yang mengalami luka-luka telah dibalut perban, namun lumuran darah masih menempel pada kemeja kerjanya. (Baca juga:Ada Tawa Wahabi, HTI dan Moslim Cyber Army Dalam Bom Kampung Melayu)

Saksi mata lain, Nabib Ahmad (27), menyebut ledakan itu memicu kehancuran besar dan membuat bingung warga setempat. “Saya tidak bisa berpikir dengan jelas, terjadi kekacauan di mana-mana,” tuturnya.

Kepanikan dan keributan terjadi di rumah sakit Wazir Akhbar Khan, yang terletak hanya beberapa blok dari lokasi ledakan. Otoritas setempat menyebut, ledakan bom terjadi di dekat pintu masuk Kedubes Jerman yang pengamanannya ketat dan jalanannya biasanya dipadati kendaraan.

Ambulans dan truk polisi lalu lalang mengevakuasi jenazah korban tewas. Beberapa jenazah korban dilaporkan hangus terbakar atau hancur hingga tidak bisa dikenali identitasnya. (ARN)

 

About ArrahmahNews (10078 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: