Gelombang Unjuk Rasa Landa Kabul Pasca Teror Bom

Jum’at, 02 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, KABUL – Ibukota Afghanistan, Kabul, dilanda gelombang unjuk rasa ribuan orang pada hari Jum’at (02/06), pasca insiden bom bunuh diri yang menewaskan 90 orang dan melukai ratusan lainnya di kawasan diplomatik yang berkeamanan tinggi di jantung ibukota pada Rabu lalu.

Polisi anti huru hara Afghanistan terpaksa memberi tembakan peringatan untuk membubarkan pengunjuk rasa yang marah dan meminta pengunduran diri pemerintah. (Baca juga:Ledakan Mengerikan Guncang Kabul, 80 Tewas 350 Luka-luka)

Sekitar 1.000 demonstran bergerak pada hari Jumat menuju lokasi pemboman di Zanbaq Square, dekat dengan Kedutaan Besar Jerman, meminta presiden Afghanistan untuk mengundurkan diri.

Unjuk rasa tersebut, berubah menjadi kekerasan karena beberapa demonstran mencoba untuk melewati sebuah barikade polisi, mendorong pasukan keamanan untuk menembakkan tembakan peringatan dan mendorong mereka mundur. (Baca juga:Teroris Gunakan 1,5 Ton Bahan Peledak dalam Bom Kabul)

Para pemrotes menuduh Ghani dan Chief Executive Abdullah Abdullah telah gagal memastikan keamanan di negara tersebut. Mereka memegang spanduk bertuliskan, “Ghani! Abdullah! Mundur! Mundur!”

Sebuah bom truk meledak di dekat istana kepresidenan Afghanistan dan berbagai kedutaan asing di jantung kota Kabul pada hari Rabu pagi (31/05). Bom itu tepatnya meledak sekitar pukul 08.25 waktu setempat (09:55 WIB) pada jam sibuk di ibukota Afghanistan.

Laporan mengatakan beberapa kedutaan telah mengalami kerusakan dalam ledakan besar tersebut. Begitu kuatnya ledakan sehingga banyak jendela dan pintu yang terlempar ratusan meter jauhnya. Orang-orang yang terluka berusaha keluar dari lokasi ledakan dengan terhuyung-huyung, dan berdarah-darah. (ARN)

 

About ArrahmahNews (12166 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: