Berita Terbaru

Tak Hormati Ramadhan, Arab Saudi Siap Eksekusi 14 Aktivis

Jum’at, 02 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Mahkamah Agung di Riyadh meratifikasi hukuman mati untuk 14 aktivis dari provinsi timur al-Qatif atas tuduhan ikut serta dalam demonstrasi di tahun 2011.

Vonis tidak manusiawi dan tak berdasar ini diberikan saat umat Islam di seluruh dunia tengah merayakan awal bulan suci Ramadhan, bulan penuh berkah dan kasih sayang, pekan lalu.

Alahed News melaporkan pada hari Sabtu (27/05) bahwa meskipun dipenjara di penjara-penjara politik, para aktivis tersebut disidang di pengadilan pidana yang dikhususkan dalam kasus-kasus ‘terorisme’, dimana oleh aktivis HAM dilaporkan berada dibawah kendali kementerian dalam negeri Saudi.

Secara paralel, salah satu dari mereka diizinkan menunjuk seorang pengacara, dimana mereka menagatakan bahwa semua pengakuan mereka diberikan dibawah paksaan dan siksaan pihak berwenang kerajaan tersebut.

Sumber melaporkan bahwa banyak dari mereka yang dipenjara dibawa ke sesi persidangan secara rahasia tanpa memberitahu mereka sebelumnya, atau bahkan memberitahu keluarga mereka untuk bisa hadir.

Sementara itu, pihak keluarga mereka menunggu dengan cemas, khawatir bahwa kapanpun putra mereka bisa tiba-tiba dieksekusi.

Nama-nama aktivis yang dihukum adalah sebagai berikut, perlu dicatat bahwa usia mereka berkisar antara 21 dan 32:

1. Hussein Mohammad Al Muslim
2. Mohammad Mansour Al Nasser
3. Mostafa Ahmad Darwish
4. Fadhel Hassan Labbad
5. Said Mohammad Skafi
6. Salman Amin Al Quraish
7. Mujtaba Nader Sokeyt
8. Munir Abdullah Al Adam
9. Abdullah Salman Al Sarih
10. Ahmad Faisal Al Darwish
11. Abdul Aziz Hassan Al Sahwi
12. Ahmad Al Rabih
13. Hussein Hassan Al Rabih
14. Abdullah Hani Al Tarif

Hukuman brutal Saudi juga terjadi bersamaan dengan pengepungan yang sedang berlangsung di kota al-Awamia di provinsi al-Qatif sejak 10 Mei. Kawasan ini dihuni mayoritas Syiah dan dikepung setelah penduduk sipil memprotes pembongkaran lingkungan al-Mosawara yang bersejarah dengan alasan akan dibuat proyek ‘pembangunan’ oleh kerajaan.Penduduk setempat meyakini dalih proyek pembangunan adalah alasan yang ditujukan untuk mengusir penghuni daerah tersebut secara paksa, sebagaimana Israel dahulu mengusir paksa orang-orang Palestina dari tanah mereka. (ARN)

 

About ArrahmahNews (10078 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: