Assad: Teroris Kalah Secara Militer, Tapi Ideologi Radikal Tetap Bahaya Laten

Minggu, 04 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, DAMASKUS – Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan kepada penyiaran televisi India WION dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Sabtu (03/06) bahwa situasi di Suriah telah meningkat secara dramatis dari sudut pandang militer karena kelompok teroris mundur, namun penyebaran ideologi mereka tetap menjadi salah satu bahaya laten yang dihadapi negara ini dan kawasan Timur Tengah pada umumnya.

“Situasi telah membaik secara dramatis, katakanlah, karena kelompok teroris, terutama ISIS dan al-Nusra dan kelompok teror lain yang berideologi sama di Suriah, yang adalah kelompok ekstremis teroris Wahhabi, mundur, atau katakanlah wilayah yang berada di bawah kendali mereka telah menyusut. Jadi, situasi di lapangan, dari sudut pandang militer, jauh lebih baik dari sebelumnya, “kata Assad sebagaimana dikutip Sputnik, Sabtu (03/06).

Presiden kemudian menekankan, bagaimanapun, bahwa ini bukan “gambaran keseluruhan” situasi di Suriah.

“Bukan hanya tentang konflik militer, ini tentang hal yang berbeda, tentang ideologi yang mereka coba sebar di kawasan, yang merupakan tantangan paling berbahaya yang mungkin kita hadapi dalam waktu dekat dan jangka panjang,” jelas Assad.

Menurut sang pemimpin Suriah, negara-negara regional seperti Qatar, Turki dan Arab Saudi serta beberapa negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Prancis dan Inggris Raya, telah memberikan dukungan bagi para teroris, yang “menandai era baru” ketika terorisme dapat digunakan untuk tujuan politik.

Perang melawan teroris di Suriah telah berkecamuk selama enam tahun, dimana pasukan pemerintah melawan kelompok pemberontak Suriah, dan banyak kelompok ekstremis serta teroris seperti ISIS (Daesh) dan Jabhat Fatah al Sham (Al-Nushra). (ARN)

 

About ArrahmahNews (12203 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: