Berita Terbaru

Jokowi Kembali Singgung ‘Gebuk PKI’

#GEBUKPKI

Senin, 5 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo melalui laman facebook pribadinya dengan akun ‘Presiden Joko Widodo’  kembali menyinggung kata ‘gebuk’ menanggapi isu Partai Komunis Indonesia (PKI) pada Senin 5 Juni 2017.

Jokowi sudah beberapa kali menggunakan  kata ‘gebuk’. Saat berkunjung di Tanjung Datuk, Kepulauan Natuna, Kepulauan Riau, Jumat (19/5), Jokowi mengungkapkan kata yang sama. Pada Rabu (17/5), Jokowi juga mengatakan hal serupa saat berbicara di hadapan para pemimpin redaksi media nasional. (Baca juga: Jokowi: PKI Nongol Gebuk Saja)

Istilah gebuk, diakui Jokowi digunakannya untuk menunjukkan ketegasan dirinya pada kelompok penentang Pancasila dan UUD 1945. Menurutnya, istilah jewer dapat dinilai sebagai ketidaktegasan pemerintah.

Pada status facebooknya, jokowi menceritakan dirinya saat mengisi acara Kajian Ramadan di Universitas Muhammadiyah Malang pada Sabtu lalu. Ia menantang siapa pun yang mengetahui adanya PKI atau penganut paham komunis di negeri ini.

“Pertanyaannya, di mana? Di mana? Kalau ada tunjukkan kepada kita. Kepada saya. Saya gebuk detik itu juga!” Tutur Jokowi seperti dikutip dari status facebooknya. (Baca juga: Alfian Tanjung Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Tuduhan Istana Sarang PKI)

Jokowi menegaskan, hukum di Indonesia telah mengatur secara jelas tentang larangan keberadaan PKI. Presiden Indonesia ke-7 ini juga menampik tudingan yang disorong-sorongkan padanya hingga seolah melindungi keberadaan PKI di Indonesia. Padahal dirinya baru berusia empat tahun ketika PKI dibubarkan.

“Orang tua saya juga jelas, tinggal di desa mana, kampung mana. Begitu juga kakek dan nenek saya. Semua bisa dicek,” kata Jokowi. (Baca juga: Polisi Periksa 4 Pengurus Masjid Setelah Ceramah PKI Alfian Tanjung)

Sebagai bentuk ketegasannya untuk ‘gebuk’ PKI, Jokowi juga menuliskan dalam statusnya bahwa tak  ada ruang bagi komunisme di Indonesia. Sebab, PKI telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Tanah Air.

“Di konstitusi kita jelas, ada Tap MPRS-nya bahwa komunis dilarang di negara kita, Indonesia,” tutur Jokowi. (ARN)

Sumber: CnnIndonesia

About ArrahmahNews (11771 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: