News Ticker

IRGC Sebut Otak Serangan Teror di Teheran adalah Saudi dan AS

Kamis, 8 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, TEHERAN – Dalam sebuah pernyataan resmi,  (IRGC) menuduh pemerintah Arab Saudi dan Amerika Serikat memainkan peran dalam serangan teroris di Teheran.

Serangan tersebut terjadi hanya seminggu setelah pertemuan AS-Arab di Arab Saudi yang menyerukan untuk memerangi Iran. Perlu juga disebutkan bahwa Menteri Pertahanan Saudi, Mohammed bin Salman, telah berjanji akan “memindahkan pertempuran ke dalam Iran” beberapa hari yang lalu.

Wakil Komandan Intelijen IRGC, Jenderal Mohammed Hussein Najat, mengatakan bahwa “Bukan suatu kebetulan bahwa kedua operasi ini terjadi seminggu setelah pertemuan tersebut, yang berarti bahwa Amerika Serikat dan rezim Saudi memerintahkan tentara bayaran mereka untuk melakukan serangan ini. Meskipun banyak warga dan pasukan penjaga revolusi yang terluka atau menjadi martir, teroris dan tuan mereka tidak mencapai tujuan mereka.”

Sementara itu, Arab Saudi mengutuk serangan teroris tersebut dan Menlunya, Adil al-Jubair, membantah tuduhan terlibat dalam serangan teror tersebut. Dia menekankan bahwa Arab Saudi tidak sadar apakah para penyerangnya adalah warga negara Saudi. Qatar juga mengecam serangan teroris tersebut dan memastikan bahwa hal tersebut bertentangan dengan ajaran Islam.

IRGC berjanji akan membalas serangan teroris tersebut, di mana pernyataan resmi IRGC meyakinkan orang-orang Iran bahwa “Tidak akan terlambat untuk mempertahankan keamanan nasional dan melestarikan hidup mereka.”

Sumber: Southfront.

About ArrahmahNews (13052 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: