News Ticker

Jerman Tuding Trump Biang Kerok Konflik Timur Tengah

Kamis, 08 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, BERLIN – Menteri Luar Negeri Jerman, Sigmar Gabriel, menuding Presiden AS Donald Trump sebagai biang keladi konflik di Timur Tengah dan mempertaruhkan perlombaan senjata baru dengan menjadikan negara-negara tetangga Qatar memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha.

“Kontrak militer raksasa Presiden Trump baru-baru ini dengan monarki Teluk meningkatkan risiko penjualan senjata spiral baru,” Gabriel memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan harian Handelsblatt yang terbit pada hari Rabu (08/06).

“Kebijakan ini benar-benar salah dan tentunya bukan kebijakan Jerman,” katanya.

“Saya sangat prihatin dengan eskalasi dramatis dan konsekuensinya bagi seluruh kawasan,” kata Gabriel.

Arab Saudi dan sekutunya termasuk Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain mengumumkan pada hari Senin bahwa mereka memutuskan hubungan diplomatik dan menutup hubungan udara, laut dan darat dengan Qatar. Mereka menuduh Doha mendukung kelompok ekstremis.

UEA telah melarang rakyatnya untuk mengungkapkan rasa simpati kepada Qatar dan akan menghukum yang melanggar aturan baru ini dengan hukuman penjara hingga 15 tahun, sebagaimana dilaporkan media setempat pada hari Rabu.

“Warga negara Qatar tidak akan diizinkan untuk naik penerbangan Qantas ke Dubai karena UEA telah melarang mereka untuk melewati bandaranya,” kata seorang eksekutif di maskapai penerbangan Australia tersebut.

Negara Mauritania, Afrika Barat, anggota Liga Arab, juga memutuskan hubungan dengan Qatar pada hari Selasa, dan anggota OPEC, Gabon, juga mengecam Doha. (ARN)

About ArrahmahNews (13025 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: