News Ticker

Israel Kembali Penjarakan Mantan Menteri Palestina

Senin, 12 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, TEPI BARAT – Pasukan Israel sekali lagi menahan seorang mantan menteri Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat, hanya berselang kurang dari dua bulan setelah ia dibebaskan dari penjara.

“Mereka menahan Wasfi Kabha, mantan menteri luar negeri untuk urusan narapidana, dalam sebuah penggerebekan di rumahnya di kota Jenin di Tepi Barat pada Senin pagi (12/06), dan memindahkannya ke lokasi yang tidak diketahui,” lapor kantor berita SAFA Palestina.

Anggota terkemuka Hamas itu baru sekitar 50 hari saja bisa kembali merasakan berkumpul bersama keluarganya setelah berbulan-bulan di penjara.

Kabha diangkat sebagai menteri urusan narapidana setelah Hamas memenangkan pemilihan legislatif Palestina kembali pada bulan Maret 2006.

Pasukan Israel menahannya bersama beberapa menteri Hamas lainnya di bulan Juni tahun itu. Dia dibebaskan beberapa hari kemudian, namun ditangkap beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir dan ditahan tanpa melakukan kejahatan.

Kabha sebelumnya mengatakan bahwa dia telah disiksa oleh interogator di penjara Israel.

Lebih dari 6.500 warga Palestina saat ini ditahan di penjara Israel, menurut data resmi Palestina. Para narapidana mengeluh bahwa mereka mengalami serangan dan penyiksaan di tangan sipir-sipir penjara Israel.

Pada pertengahan April, lebih dari 1.600 tahanan Palestina melancarkan mogok makan sebagai protes terhadap kurangnya perawatan medis, kurungan isolasi dan apa yang disebut penahanan administratif, yang merupakan bentuk pemenjaraan tanpa tuduhan atau lewat proses peradilan.

Pemogokan tersebut berlangsung selama 40 hari dan akhirnya diakhiri menyusul kesepakatan dimana Israel setuju untuk memberikan waktu kunjungan keluarga bulanan kedua, mengakhiri pencarian malam hari di sel-sel, dan memperbaiki kondisi anak-anak, wanita dan narapidana yang sakit. (ARN)

 

About ArrahmahNews (13024 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: