Headline News

Israel segera Tutup Kantor Al-Jazeera di Yerussalem

Rabu, 14 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, AL-QUDS – Sebuah laporan mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang mempertimbangkan untuk menutup kantor cabang berita Al Jazeera milik Qatar yang terletak di al-Quds Yerusalem setelah keretakan diplomatik meningkat antara blok negara yang dipimpin Saudi dengan Qatar.

Harian Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada hari Selasa (13/06) bahwa Netanyahu telah bertemu dengan anggota kementerian luar negeri, kementerian urusan militer, dan institusi lainnya pada hari Senin dan membahas langkah-langkah awal untuk menutup kantor Al Jazeera di Yerusalem al-Quds.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, dan Mesir telah memblokir beberapa media Qatar, termasuk Al Jazeera. Keempat negara tersebut memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi mereka dengan Qatar pada 5 Juni, setelah menuduh Doha mengganggu stabilitas kawasan dengan dukungannya kepada terorisme, sebuah tuduhan ditolak oleh pemerintah Qatar.

Dalam perkembangan yang relevan pada hari Senin, Avigdor Lieberman, menteri urusan militer Israel, membandingkan Al Jazeera dengan aparatus propaganda era Nazi dan Soviet.

Lieberman juga menuduh Al Jazeera mendukung Iran, dengan mengatakan, “Saya telah melacak Al Jazeera selama bertahun-tahun,. Anda tidak akan pernah melihat satu artikel pun melawan Iran. “

Langkah potensial untuk menutup kantor Al Jazeera di Yerusalem al-Quds dan ucapan yang belum pernah terjadi sebelumnya oleh Liebermanini adalah indikasi bagaimana rezim Israel dan Saudi mungkin semakin condong satu sama lain. Sudah ada tanda-tanda bahwa hubungan antara Israel dan rezim Arab tertentu telah secara diam-diam berkembang dalam beberapa tahun terakhir. (ARN)

Comments
To Top
%d blogger menyukai ini: