NewsTicker

Mujtahid: Intelijen Salah Info Soal Qatar, Menhan Saudi dan UEA Marah Besar

Rabu, 14 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, RIYADH – Whistle-blower Arab Saudi, Mujtahid, yang diyakini adalah anggota atau memiliki sumber yang terhubung dengan baik dalam keluarga kerajaan, memposting di halaman twitternya pada Selasa pekan lalu, bahwa Mohammad bin Salman dan Panglima Tertinggi Uni Pertahanan Angkatan Darat UEA, Khalifa bin Zayed al-Nahyan, telah mengecam kementerian intelijen Saudi karena telah memberikan informasi yang salah tentang Qatar.

Menurut Mujtahid, kementerian intelijen Saudi telah memperkirakan kerugian besar bagi Qatar nantinya jika diputuskan hubungan oleh Riyadh dan sekutu-sekutunya. Namun perkembangan yang terjadi justru menunjukkan bahwa Qatar telah mempersiapkan diri untuk hari-hari ini. (Baca juga:Serangan Saudi ke Qatar Menjadi Bumerang)

“Bin Salman dan Bin Zayed berpikir bahwa (Emir Qatar) Tamim (bin Hamad Al Thani) akan membuat konsesi dalam waktu 24 jam, namun tanggapan yang mereka terima malah justru tantangan dari Qatar yang kemudian merilis email-email dari duta besar UEA untuk Amerika, Yousef al-Otaiba) dan kasus lainnya, ” ungkap Mujtahid.

Menurut laporan, Riyadh dan sekutu regionalnya juga salah perhitungan dengan merasa terlalu percaya diri bahwa penutupan ruang udara mereka bagi pesawat Qatar akan memberi dampak negatif terhadap bekas sekutunya itu, mereka meremehkan fakta bahwa Doha bisa saja menggunakan wilayah udara Iran dengan mengubah rute penerbangannya. (Baca juga:Analis: Qatar Dikucilkan Karena Tak Mau Diperas AS)

Qatar Airways membatalkan penerbangan ke Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab sehari setelah pesawat tersebut menghentikan penerbangan ke Arab Saudi.

Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar awal bulan lalu, dan menghentikan komunikasi udara dan laut satu minggu setelah KTT Arab Islam Amerika digelar di Riyadh. Kemudian, Libya dan Maladewa bergabung dengan daftar negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Doha. (ARN)

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: