Berita Terbaru

VIDEO: John Kerry Akui Beberapa Negara Arab Pernah Desak AS Membom Iran

Kamis, 15 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, OSLO – Mantan Presiden AS Barack Obama pernah mendapat tekanan dari beberapa pemimpin negara Timur Tengah untuk membom Iran. Mantan sekretaris negara AS, John Kerry, mengungkap hal ini pada retret tahunan “mediator dan pelaku proses perdamaian” di Oslo, Norwegia, Selasa (13/06).

Kerry mengatakan bahwa kesepakatan nuklir penting antara Iran dan enam kekuatan dunia telah membantu Washington mencegah perang.

“Kita saat itu meluncur menuju konflik,” kata mantan diplomat tinggi AS tersebut, sebagaimana dikutip Washington Examiner, menambahkan, “Maksud saya, tidak ada cara lain untuk menggambarkannya.”

“Para pemimpin di kawasan mengatakan kepada saya secara pribadi, dan kepada presiden, Presiden Obama, Anda harus membom orang-orang ini,” Kerry menambahkan. “Itulah satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini.”

“Dan kami memilih jalur yang berbeda,” katanya. “Apa yang kami lakukan adalah menemukan cara yang bisa diterima untuk menjamin kedua belah pihak dapat menyetujui jalan yang sesuai dengan kebutuhan kedua belah pihak.”

Arab Saudi dan Israel telah dengan keras mengkritik pemerintahan Obama karena berusaha menyelesaikan masalah nuklir Iran di meja perundingan alih-alih memilih solusi militer.

Kerry kemudian mencatat bahwa kedua belah pihak harus mematuhi kesepakatan tersebut dan memenuhi kewajiban mereka dalam kesepakatan 2015, yang dikenal sebagai Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Komentar Kerry tersebut merupakan pukulan tak langsung atas penerus Obama, Presiden Donald Trump, yang telah secara konsisten mengkritik kesepakatan bersejarah tersebut, menyebutnya sebagai “salah satu kesepakatan terburuk yang pernah dilakukan.”

Presiden Republik yang baru juga mengancam akan menghentikan JCPOA, menuduh Iran “tidak hidup sesuai semangat” terhadapnya.

Sesaat sebelum peresmian Trump pada 20 Januari, Kerry mengatakan bahwa kesepakatan nuklir tersebut merupakan salah satu kemenangan kebijakan Obama dan memperingatkan Trump bahwa membatalkannya akan membahayakan AS dengan cara yang tidak dapat diperbaiki. (ARN)

About ArrahmahNews (10039 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: