Seruan Menteri Susi di Konferensi PBB

Jumat, 16 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Konferensi Kelautan PBB: Transnational Organized Crime in Fisheries Industry bersama Norwegia, The International Police Organization (Interpol), dan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), di New York, yang dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti beberapa waktu lalu. Susi pun turut menyuarakan tentang pencurian ikan pada konferensi ini.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi tersebut meminta negara anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menetapkan praktik illegal fishing sebagai kejahatan transnasional yang terorganisasi (transnational organized crime).

Menteri Susi mengimbau negara-negara anggota PPB agar tidak membiarkan praktik illegal fishing terjadi secara bebas di masing-masing negara. Menurutnya, praktik tersebut tak hanya berdampak pada berkurangnya stok ikan di lautan, tetapi juga telah mengancam punahnya beberapa spesies laut lainnya. (Baca juga: VIRAL! Foto Menteri Susi Tidur di Kursi Bandara)

Menteri Susi menambahkan, praktik illegal fishing nantinya akan berdampak pada ekonomi dalam negeri, di mana barang atau spesies selundupan akan dijual dengan harga murah, sehingga memungkinkan terjadinya kompetisi yang tidak sehat.

Seruan Menteri Susi ini mendapat dukungan dari Presiden Sidang Majelis Umum PBB Peter Thompson. Peter mengatakan, dirinya menyambut baik upaya Indonesia dalam menjadikan illegal fishing sebagai kejahatan transnasional.

“Kami berusaha keras melalui konferensi laut (PBB) ini, tetapi ini (persetujuan) juga tergantung pada semua orang, bukan pribadi,” ujar Peter. (ARN)

Sumber: okezone

About ArrahmahNews (12215 Articles)

Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: