Berita Terbaru

Mantan Dubes AS Untuk Suriah: Assad Akan Menang dan Menggagalkan Upaya AS

Selasa, 20 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON – Mantan duta besar Amerika untuk Suriah mengatakan bahwa pemerintah Suriah dan sekutu-sekutunya, termasuk Iran, pada akhirnya akan menggagalkan upaya Amerika Serikat untuk memperburuk krisis Suriah dan akan mengusir AS dari tanah Arab.

Robert Ford, yang menjabat sebagai utusan AS untuk Suriah di bawah mantan presiden AS Barack Obama, membuat pernyataan dalam sebuah wawancara dengan surat kabar berbahasa Arab yang berbasis di London, Asharq Al-Awsat, pada Senin (19/06).

Dia mengatakan bahwa AS, pertama-tama, telah salah dalam memberikan dukungan kepada oposisi di Suriah, pada tahun 2011 dan menuntut Presiden Suriah Bashar al-Assad mengundurkan diri. Ford mengatakan bahwa dia tahu bahwa ekspresi dukungan tersebut akan mendorong unsur-unsur oposisi tertentu untuk mengangkat senjata dan mengharapkan invasi AS melawan Damaskus, yang menurutnya tidak akan diumumkan.

Ford juga mengatakan bahwa AS tidak akan membela pasukan Kurdi yang telah mendukungnya sejauh ini jika orang-orang Kurdi terlibat dalam bentrokan dengan pasukan Suriah.

“AS tidak akan membela pasukan Kurdi melawan pasukan Assad,” kata mantan utusan AS tersebut. “Apa yang kita lakukan dengan Kurdi tidak hanya secara politis bodoh, tapi tidak bermoral.”

“Kurdi Suriah membuat kesalahan terbesar mereka dalam mempercayai orang Amerika,” tambahnya.

AS telah mendukung sebuah aliansi mayoritas Kurdi yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah (SDKI).

Ford juga mengatakan bahwa dukungan kuat yang ditawarkan oleh Iran dan Rusia kepada pemerintah Suriah, berrati “permainan telah selesai” bagi rencana AS untuk menggulingkan Assad atau bersaing dengan apa yang dia katakan akan menjadi keberhasilan Iran di negara ini.

“Posisi Iran akan semakin maju,” kata Ford.

“Assad menang, maksud saya dia pemenangnya, atau dia kira begitu,” tambahnya. “Mungkin dalam 10 tahun, dia akan merebut kembali seluruh negeri.”

Suriah telah dilanda kerusuhan sejak 2011, saat militansi pertama kali dimulai di negara tersebut. Negara-negara asing yang menentang Presiden Assad sejak saat itu telah mendanai dan menyediakan senjata untuk militan anti-Assad, di antaranya ribuan teroris asing dibayar dan dikirim untuk membantu memaksa Assad melektakkan jabatannya.

Pemerintah Suriah, telah memerangi terori dan ekstrimis dengan dukungan penasehat militer dari Iran dan Rusia. Moskow juga telah melakukan kampanye udara melawan posisi teroris di Suriah atas permintaan Damaskus. [ARN]

About ArrahmahNews (10030 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: