NewsTicker

Lavrov akan Minta Penjelasan Tillerson Kenapa AS Tak Pernah Serang Al-Nushra

Rabu, 21 Juni 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, MOSKOW – Menanggapi lebih jauh atas serangan AS terhadap jet tempur Suriah, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov telah berjanji untuk menanyakan kepada Sekretaris Negara AS Rex Tillerson, mengenai alasan mengapa Washington justru tidak pernah melakukan serangan terhadap Jabhat al-Nusra.

“Ada mekanisme yang sekarang telah dihentikan setelah Amerika Serikat menembak jatuh pesawat [Suriah]. Kementerian pertahanan kami telah meminta penjelasan terperinci dan kami berharap dapat memilikinya,” kata Lavrov sebagaimana dikutip TASS, Rabu (20/06). “Mekanisme ini berfungsi dengan baik, Amerika tidak hanya mewakili diri mereka sendiri tapi juga seluruh koalisi.” (Baca juga: Komandan al-Nushra: AS Ada di Pihak Kami)

Dalam kata-katanya, diplomat Rusia tersebut mengatakan bahwa selama ini proses perundingan Astana berlangsung cukup baik dengan tujuan utama meningkatkan upaya bersama menghentikan terorisme, meski beberapa pihak seperti Turki memiliki dukungan terhadap kelompok tertentu.

“Saya tidak ingin membuat tebakan bahwa seseorang mungkin tidak senang atas hal itu dan bahwa insiden serangan terhadap pasukan pemerintah adalah rencana untuk menghancurkan keefektifan upaya anti-teroris.Tapi kami tidak bisa lupa bahwa selama periode keseluruhan Krisis (di Suriah), Jabhat al-Nusra tidak pernah diserang, “katanya. (Baca juga: PM Irak: ISIS, Terorisme, Perang Dagangan Amerika dan Zionis di Timur Tengah)

“Saya akan mengajukan pertanyaan ini ke Rex Tillerson dalam waktu dekat,” ungkap Lavrov. “Harus ada kejelasan mutlak tentang hal itu. Fakta menunjukkan bahwa koalisi memang menyerang posisi ISIS, namun kita tidak dapat mengatakan bahwa perlawanan terhadap al-Nusra juga telah dilakukan.” (ARN)

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: