NewsTicker

Promosi Pariwisata Indonesia Lewat Kunjungan Obama

Minggu, 25 Juni 2017,

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) ke-44, Barack Obama, beserta istri dan kedua anaknya telah tiba di Bandara Ngurah Rai Bali, sekitar pukul 18.52 WITa, Jumat (23/6). Patroli yang berjaga langsung mengantarkan Obama dan rombongan menuju Four Seasons Resort di Ubud, Gianyar. Kedatangan Presiden Amerika ke-44 Barack Obama disambut gembira oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Meski berstatus salah satu nama besar yang paling dikenal dunia, penyambutan Obama terlihat biasa saja. Obama sendiri memang menginginkan kedatangannya tidak disambut dengan upacara maupun prosesi yang meriah.

 “Beberapa waktu lalu itu disampaikan secara informal oleh Pak Dino Patti Djalal. Saya ikut diminta bergabung jika Barack Obama berkunjung ke Indonesia. Tentu kita akan memanfaatkan Barack Obama sebagai endorser gratis walaupun saat ini beliau sudah tidak lagi menjadi kepala negara,” kata Menpar Arief Yahya dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/6/2017)

Segala hal yang terkait penyambutan akan disiapkan dengan sebaik-baiknya. Nuansanya sama dengan momen penyambutan Raja Salman di Jakarta dan Bali, beberapa waktu lalu. (Baca juga: Nostalgia, Barack Obama Datang ke Indonesia Lagiobama)

“Barack Obama akan bernostalgia. Beliau juga akan menikmati makanan kesukaannya dan mengunjungi obyek-obyek wisata selama berada di Indonesia,” ucapnya.

Arief mengaku akan mengikuti dan menyiapkan segalanya seperti kedatangan Raja Salman ke Bali.

“Kalau feeling saya, pasti ke tempat yang dia suka. Sudah pasti ke Jakarta, Menteng. Hampir pasti begitu. Beliau kan pernah sekolah di SDN 1 Menteng, Jakarta Pusat. Kulinernya kemungkinan besar yang selalu diucap yaitu nasi goreng, bakso, sate,” ucapnya.

Selama kunjungan Obama ke Indonesia, Kemenpar sudah siap promosi besar-besaran di Times Square, New York. Strategi ini seperti promosi besar-besaran di Al-Jazeera saat Raja Salman ke Indonesia.

“Saat Raja Salman ke Indonesia harusnya anggaran setahun, tapi setengah tahun saya anggarkan saat 11 hari beliau ke sini. Itu lebih efektif karena ada momentum yang pas. Rumus yang sama bisa diterapkan saat Obama ke sini. Wonderful Indonesia akan promosi wisata di Times Square,” ucap dia.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata tercatat pernah mempromosikan pariwisata Indonesia dengan memasang media luar ruang berupa billboard bergambarkan laut serta pulau-pulau di Raja Ampat pada Oktober 2016.

Ada ikon-ikon pariwisata Indonesia lainnya yang terpasang seperti Pantai G-Land, Banyuwangi, Gebogan di Bali (perempuan membawa gebogan khas Bali) dan hewan komodo di tempat yang sangat strategis.

Ikon tersebut dipilih karena setiap tahun ada sekitar 24 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke sana.

“Jadi kami pasang di sana, bukan hanya attract 300.000 turis Amerika, tapi ada seluruh orang dunia itu berkumpul di sana,” kata Arief.

Rencananya, Obama akan berada di Bali hingga 28 Juni dan akan bertolak menuju Yogyakarta. Akan tetapi, kunjungan Obama ke Kota Gudeg tersebut masih menunggu konfirmasi lebih lanjut. Obama juga akan menjadi pembicara di Kongres Diaspora Indonesia ke-4 di Mall Casablanka pada tanggal 1 Juli 2017 mendatang. (ARN)

Sumber: cnnindonesia

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: