NewsTicker

Penghargaan untuk Jokowi Dari Diaspora Indonesia

 Rabu, 28 Juni 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, JAKARTA – Perhatian Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap diaspora indonesia mendapatkan apresiasi dari jaringan warga Indonesia yaang ada di luar negeri tersebut. Diaspora akan akan menganugerahkan Award for Meritorious Leadership kepada Jokowi pada Kongres Diaspora Indonesia ke-4 yang akan berlangsung di Jakarta pada 1-4 Juli 2017.

Surat pemberitahuan mengenai penganugerahan penghargaan diaspora kepada Presiden Jokowi ini sudah disampaikan kepada kantor Presiden dan telah diinformasikan kepada Kementerian Luar Negeri.

“Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi diaspora yang tinggi atas perhatian dan dedikasi Presiden Joko Widodo yang sangat besar terhadap diaspora Indonesia,” kata Ketua Indonesian Diaspora Network (IDN) Qatar, Ali Musthofa dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (27/6/2017).

Sementara tokoh diaspora dari Los Angeles, Butce Lie menilai, penghargaan tersebut memang layak diberikan kepada Jokowi. Presiden ke-7 RI tersebut dianggap sebagai sosok yang gigih menyinergikan diaspora dan Tanah Air Indonesia.

“Award ini juga diberikan atas upaya Presiden Joko Widodo yang gigih untuk menciptakan sinergi antara diaspora dan tanah air Indonesia yang merupakan tema besar Kongres tahun ini”, ujar dia.

Selain itu, ungkapan dukungan juga disampaikan oleh ketua IDN Tiongkok Profesor Yenni Thamrin. Dia menjelaskan bahwa Joko Widodo merupakan Presiden yang sangat pro-diaspora. Dalam setiap kunjungan ke luar negeri, dia selalu memiliki perhatian khusus untuk bertemu diaspora di manapun.

“Beliau juga selalu mengimbau agar diaspora Indonesia dapat lebih berkontribusi untuk tanah air,” ujar dia.

Ketua IDN Filipina Said Zaidansyah juga menjelaskan award ini rencananya ditandatangani secara sukarela oleh para wakil chapter IDN — baik chapter kota maupun negara — yang akan menghadiri Kongres ke-4 Diaspora Indonesia di Jakarta.

Setelah menerima Award ini, Presiden Joko Widodo diharapkan akan membuka kongres ke-4 Diaspora.

Ketua Board of Trustee IDN Global Dr. Dino Patti Djalal menyebutkan Kongres yang akan dimulai dengan Konvensi publik ini bakal menjadi perhelatan diaspora Indonesia terbesar dalam sejarah. Sampai kini, sudah 9.000 orang yang terdaftar dari dalam dan luar negeri.

Bagi Dr. Dino Patti Djalal yang merupakan penggagas, istilah Diaspora Indonesia sendiri memiliki arti warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri dan terbagi dalam empat kelompok. Kelompok pertama adalah WNI yang tinggal di luar negeri yakni masih memegang paspor Indonesia secara sah; kelompok kedua adalah warga Indonesia yang telah menjadi warga negara asing karena proses naturalisasi dan tidak lagi memiliki paspor Indonesia.

Sedangkan bagi warga negara asing yang memiliki orang tua atau leluhur yang berasal dari Indonesia masuk dalam kategori ketiga. Dan kelompok yang terakhir adalah warga negara asing yang tidak memiliki pertalian leluhur dengan Indonesia sama sekali namun memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap Indonesia.

Kongres Diaspora Indonesia merupakan perhelatan yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali oleh Indonesian Diaspora Network Global. Jaringan ini dibentuk saat kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles tahun 2012 lalu.

Kongres ini bertemakan ‘Bersinergi Bangun Negeri’. Kongres ini akan dihadiri masyarakat Indonesia dari seluruh Dunia untuk membahas berbagai isu ekonomi, sosial dan budaya, dengan tujuan meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia di tanah air maupun di luar negeri.(ARN)

Sumber: liputan6

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: