News Ticker

Amuba Pemakan Otak Ditemukan di Sistem Perairan Lousiana AS

Sabtu, 01 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, LOUSIANA – Amuba yang berpotensi mematikan otak telah ditemukan oleh petugas kesehatan di sistem perairan di sebuah paroki, Louisiana, Amerika Serikat.

Menurut Jenderal Manajer Waterworks District No. 1, Michael Sobert, Departemen Kesehatan negara bagian Louisiana menemukan Naegleria Fowleri dalam sampel yang diambil dari hidran air di Paroki Terrebonne, dalam sistem air Schriever.

“Kami mengingatkan masyarakat agar menahan diri untuk tidak membiarkan air masuk ke saluran hidung mereka,” tulis Sobert di halaman Facebook pemerintah paroki tersebut, tetapi juga mengatakan “Airnya aman untuk diminum.” Amuba tersebut ditemukan dalam sampel yang diambil dari keran kebakaran lokal.

Dua tahun yang lalu, sampel dari hidran yang sama diuji positif untuk amuba tersebut.

Warga disarankan untuk menyalakan dan mengeluarkan air dari selang, keran shower dan bak mandi selama lima menit sebelum menggunakannya untuk menyiram, dan tidak membiarkan anak bermain dengan alat penyiram atau selang tanpa pengawasan. Mereka juga telah diberitahu untuk melanjutkan tindakan pencegahan ini dan tindakan pencegahan lainnya sampai pengujian mengkonfirmasi bahwa amuba tersebut tidak lagi ada.

Ia menambahkan bahwa para pejabat telah mengubah desinfektan untuk mengatasi masalah tersebut, mengubah metode “klorin bebas” selama 60 hari untuk menghilangkan sisa-sisa amuba.

Amuba ini tumbuh secara alami di air tawar dan menyebabkan penyakit yang disebut meningoencephalitis amebik primer (PAM), yang dapat menghancurkan jaringan otak. Gejala awal PAM bisa menyerupai infeksi bakteri meningitis.

Louisiana telah menguji Naegleria Fowleri sejak tahun 2015, mengambil sampel sistem perairan umum karena air disana lebih hangat.

Warga paroki, Bernadee Pitre mengatakan kepada afiliasi CBS setempat bahwa dia ragu untuk meminum air disana meski telah dinyatakan aman. “Menakutkan. Anda tidak banyak mendengarnya … Saya pasti akan lebih berhati-hati dalam hal itu, “katanya. (ARN)

 

Iklan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: