Berita Terbaru

Sejumlah Anggota DPR AS Berupaya Lengserkan Trump Lewat Undang-undang

Minggu, 02 Juli 2017

ARRAHMAHNEWS.COM, WASHINGTON DC – Sejumlah anggota partai Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat telah mengajukan Amandemen ke-25 dalam Konstitusi AS untuk dimainkan, dimana hal ini memungkinkan pelengseran Presiden AS Donald Trump dari jabatan karena dianggap tidak memiliki kemampuan secara mental untuk memimpin Amerika.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS, Jamie Raskin (D-MD,) telah memperkenalkan sebuah undang-undang yang akan menciptakan sebuah komite pengawasan khusus untuk menentukan apakah Presiden AS Donald Trump memiliki kapasitas mental untuk menjadi presiden, dimana hal ini akan menciptakan celah untuk untuk melepaskannya dari jabatan Prtesiden di bawah Amandemen ke 25 Konstitusi AS.

Amandemen ke-25 ini memungkinkan seorang presiden yang tidak layak secara mental untuk menjalankan tugasnya dipecat.

Di samping Raskin, 24 anggota DPR dari partai Demokrat telah menandatangani undang-undang tersebut, termasuk anggota Dewan Kehakiman, Perwakilan John Conyers (D-MI), dan Perwakilan Debbie Wasserman Schultz (D-FL), mantan ketua Komite Nasional Demokrat.

“Jika terjadi keadaan darurat, maka pecahkan kacanya,” ungkap Raskin menjelaskan motivasinya mengajukan hal ini sebagaimana dikutip oleh Yahoo News.

“Jika Anda melihat rekaman hal-hal yang telah terjadi sejak Januari, ini benar-benar peristiwa litani dan ledakan yang aneh,” tambah perwakilan dari Maryland itu menambahkan.

Menurut Yahoo News, RUU yang baru diperkenalkan Raskin itu menyeru pembentukan “Komisi Pengawasan Ketenagakerjaan untuk Kepresidenan” nonpartisan, yang akan terdiri dari anggota yang ditunjuk oleh para pemimpin kongres.

Menurut Free Beacon, Komite pengawas, yang bertugas untuk menentukan kesehatan mental Trump nanti, akan terdiri dari empat psikiater, empat dokter, dan tiga anggota lainnya, yang berpotensi memasukkan mantan presiden, wakil presiden, atau mantan pejabat tinggi pemerintah.

Raskin mengaku mendapat dukungan dari kedua sisi gang politik di Capitol Hill, yang menyatakan bahwa beberapa anggota Partai Republik yang tidak disebutkan namanya telah menyatakan kesepakatan diam-diam dengan tindakan tersebut.

Berdasarkan bunyi amandemen ke-25, seorang presiden AS yang menjabat, tidak dapat secara sah dinyatakan tidak layak secara mental untuk bertugas tanpa persetujuan dari wakil presiden. (ARN)

About ArrahmahNews (11733 Articles)
Media Pencerahan Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: